Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Prakerja Gelombang 10 Dibuka untuk Capai Kuota, Rp672an Miliar dari RKUN Belum Diputus
GoNews Group
7 jam yang lalu
Prakerja Gelombang 10 Dibuka untuk Capai Kuota, Rp672an Miliar dari RKUN Belum Diputus
2
"Bicara Buku bareng Wakil Rakyat", Dede Yusuf Soroti Isu Kesejahteraan PMI
Politik
14 jam yang lalu
Bicara Buku bareng Wakil Rakyat, Dede Yusuf Soroti Isu Kesejahteraan PMI
3
Ketua Pengadilan Meninggal di Kolam, Suami Sebut Korban Alami Keram
Peristiwa
8 jam yang lalu
Ketua Pengadilan Meninggal di Kolam, Suami Sebut Korban Alami Keram
4
Pimpinan MPR: Jangan Anggap Remeh Kaum Perempuan
Politik
14 jam yang lalu
Pimpinan MPR: Jangan Anggap Remeh Kaum Perempuan
5
Syarief Hasan: Saya Bangga Santri Sudah Paham 4 Pilar MPR
Politik
13 jam yang lalu
Syarief Hasan: Saya Bangga Santri Sudah Paham 4 Pilar MPR
6
Ngobras Bareng Pecinta Satwa, Ketua MPR Dorong Penangkaran dan Pelestarian Satwa
Politik
13 jam yang lalu
Ngobras Bareng Pecinta Satwa, Ketua MPR Dorong Penangkaran dan Pelestarian Satwa
Home  /  Berita  /  Pemerintahan

Sering Terendam Banjir, RSUD Padang Kini Dibangun dengan Dana 83,3 Miliar

Sering Terendam Banjir, RSUD Padang Kini Dibangun dengan Dana 83,3 Miliar
Wako Padang H. Mahyeldi ketika meninjau pembangunan RSUD Kota Padang. (Humas)
Senin, 15 Februari 2016 18:57 WIB

PADANG – Walikota Padang H. Mahyeldi Dt Marajo meninjau lokasi pembangunan gedung baru RSUD Dr Rasidin di Sungai Sapih, Senin (15/2/2016). Gedung RSUD yang memakan biaya Rp 83,3 Miliar ini diprediksi selesai tahun depan. Peninjauan ini dilakukan usai melantik Kepala RSUD Dr. Rasidin, yang baru Dr Herlin Sridiani. 

Dalam tinjauan itu, Walikota melihat langsung kondisi lokasi pembangunan RSUD. Tiang pancang sudah terpasang. Begitu juga penimbunan tanah di beberapa lokasi sudah mulai dilakukan.

Dibangunnya gedung baru RSUD Dr Rasidin untuk menjawab kendala selama ini. Dimana setiap terjadi hujan deras, RSUD kerap dilanda banjir. Diharapkan dengan gedung baru RSUD akan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Kabag Tata Usaha RSUD Dr Rasidin, Swesty Fanloni menyebut, gedung RSUD baru akan selesai Maret 2017. Menurutnya, dengan dibangunnya gedung baru RSUD akan semakin menjawab kendala yang terjadi selama ini.

“Termasuk ruang rawat inap dan penempatan peralatan medis yang selama ini menjadi kendala akan dapat teratasi,” ungkapnya.

Swesty menyebut dengan gedung baru tersebut, nantinya masyarakat yang berobat ke RSUD akan merasa senang. “Dengan itu, kita harapkan pasien yang masuk dengan kening berkerenyit, pulang dengan muka tersenyum,” katanya.

Kepala PIP Kementerian Keuangan RI Soritaon Siregar menyebutkan, Kota Padang mendapat perhatian khusus lantaran permasalahan banjir yang sering merendam RSUD. Untuk mengatasi permasalahan tersebut PIP membantu perencanaan pembangunan, khususnya aliran pembuangan air.

Soritaon Siregar menjelaskan, nantinya terdapat sistem pembuangan di lingkungan RSUD yang terintegrasi dengan sistem drainase milik Pemko Padang. Di samping itu, peningkatan kualitas dan kuantitas layanan kesehatan juga menjadi tujuan utama pembangunan ini dalam mendukung penerapan Undang-undang Sistem Jaminan Sosial Nasional. (Charlie/Mursalim)

Editor:Calva
Kategori:Pemerintahan, GoNews Group, Padang

wwwwww