Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Nenek dan Cucu Balitanya Tewas
Peristiwa
7 jam yang lalu
Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Nenek dan Cucu Balitanya Tewas
2
Kisah Mualaf Penemu Rapid Test Jacky Ying saat Memutuskan Pakai Jilbab
Kesehatan
21 jam yang lalu
Kisah Mualaf Penemu Rapid Test Jacky Ying saat Memutuskan Pakai Jilbab
3
Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19 saat 'New Normal' dengan...
GoNews Group
23 jam yang lalu
Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19 saat New Normal dengan...
4
Total Bantuan PKS untuk Penanggulangan Covid-19 Capai Rp68,9 M
GoNews Group
4 jam yang lalu
Total Bantuan PKS untuk Penanggulangan Covid-19 Capai Rp68,9 M
5
'New Normal', Fraksi PPP DPR Minta Bukan cuma Mal yang Dibuka
Ekonomi
3 jam yang lalu
New Normal, Fraksi PPP DPR Minta Bukan cuma Mal yang Dibuka
6
Begini Seharusnya Prosedur Mewawancarai Napi...
GoNews Group
4 jam yang lalu
Begini Seharusnya Prosedur Mewawancarai Napi...
Loading...
Home  /   Berita  /   Peristiwa

Dinkes Sumbar: DBD Belum KLB, Ini Bukti Kegagalan Warga Jaga Kebersihan Lingkungan

Dinkes Sumbar: DBD Belum KLB, Ini Bukti Kegagalan Warga Jaga Kebersihan Lingkungan
Waspada DBD. (depkes.go.id)
Senin, 28 Desember 2015 08:37 WIB

PADANG - Meningkatnya jumlah korban penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di beberapa Kabupaten/Kota di Sumatera Barat, terutama di Sawahltunto, Sijunjung dan Dharmasraya, menurut Dinkes (Dinas Kesehatan) Sumbar sebagai buah kegagalan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan di sekitar tempat tinggal masing-masing. Dan untuk tiga daerah yang ditemukan kasus DBD ini belum satu daerah pun yang ditetapkan sebagai temuan Keja­dian Luar Biasa (KLB) DBD.

Kepala Dinkes Sumbar Ros­nini Savitri melalui Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Irene Susilo mengatakan, banyaknya korban meninggal karena DBD membuat upaya Fogging dan 3M Plus harus dilakukan secara bersamaan.

“Untuk meningkatkan status jadi KLB DBD di suatu daerah harus setelah ditemukan pening­katan kasus penularan DBD sebanyak dua kali lipat. Semen­tara ini, peningkatannya tidak sebanyak itu, dan tentu kita tak berharap akan meningkat seperti itu. Terkait korban meninggal, kami tetap melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan di Kabu­paten setempat untuk memantau perkembangannya,” jelas Irene dikutip dari laman harianhaluan.com, Senin (28/12/2015). (***)

Editor : Marjeni Rokcalva
Sumber : Harianhaluan.com
Kategori : Peristiwa, Dharmasraya, Sawahlunto, Sijunjung, Sumatera Barat

Loading...
www www