Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ruslan Buton Ditangkap, Kolonel Sugeng Waras: Anda tidak Sendirian, Banyak Orang di Belakangmu
Hukum
23 jam yang lalu
Ruslan Buton Ditangkap, Kolonel Sugeng Waras: Anda tidak Sendirian, Banyak Orang di Belakangmu
2
Dijerat Pasal Berlapis, Ruslan Buton Terancam Penjara Hingga 8 Tahun
Hukum
23 jam yang lalu
Dijerat Pasal Berlapis, Ruslan Buton Terancam Penjara Hingga 8 Tahun
3
Syarief Hasan: Tap MPRS RI XXV/1966 harus Masuk di RUU HIP
Politik
4 jam yang lalu
Syarief Hasan: Tap MPRS RI XXV/1966 harus Masuk di RUU HIP
4
Perbatasan Sumbar Masih Tutup Hingga PSBB Berakhir 7 Juni 2020
Sumatera Barat
17 jam yang lalu
Perbatasan Sumbar Masih Tutup Hingga PSBB Berakhir 7 Juni 2020
5
Viral, Tak Mampu Beli Susu, Seorang Ayah Serahkan 2 Anaknya ke Petugas PSBB
Kesehatan
23 jam yang lalu
Viral, Tak Mampu Beli Susu, Seorang Ayah Serahkan 2 Anaknya ke Petugas PSBB
6
20 Napi di Payakumbuh Tertunda Penahanan Akibat Protokol Kesehatan
Payakumbuh
16 jam yang lalu
20 Napi di Payakumbuh Tertunda Penahanan Akibat Protokol Kesehatan
Loading...
Home  /   Berita  /   Peristiwa

Truk Terjun ke Jurang di Padang Panjang, Supir Luka Parah, 2 Kernet Pingsan

Truk Terjun ke Jurang di Padang Panjang, Supir Luka Parah, 2 Kernet Pingsan
ilustrasi
Selasa, 25 Agustus 2015 09:46 WIB
Penulis: .
PADANGPANJANG, GOSUMBAR - Truk BK 9374 CY bermuatan alat elektronik yang datang dari arah Bukittinggi menuju Padang Panjang terjun  ke jurang sedalam 10 meter di Km 5 wilayah Panyalaian X Koto Tanahdatar, Senin (24/8) sore.

Akibat kejadian itu, sopir truk   Agus Sulistio (33) harus dilarikan Ke RS Ibnu Sinna Padangpanjang karena mengalami luka yang cukup serius. Sementara dua kernetnya Fajar (21 ) dan Tirta (27) pingsan

Truk terguling ke dasar jurang sedalam 10 meter dengan kondisi remuk. Ham­­­pir seluruh muatan  yang terdiri dari televisi dan LCD tumpah dan me­nga­lami rusak.

Masyarakat di sekitar lokasi kejadian yang mengetahui kejadian kecelakaan itu ber­hamburan keluar rumah untuk melihat peristiwa kecelakaan tersebut. Kece­lakaan itu diduga terjadi akibat pengemudi nya tak sanggup mengendalikan ken­daraan yang tengah me­laju kencang saat menuruni jalan arah Padang Panjang tersebut.

Berdasarkan keterangan sejumlah warga di lokasi kejadian, kecelakaan tung­gal tersebut cukup menga­getkan. Seperti diungkapkan salah seorang petani kebun sayur yang tak jauh dari tempat kejadian peristiwa (TKP).

Dia mendengar  sua­ra yang cukup keras disertai pemandangan bergulingnya  truck bermuatan sarat. Pan­duko, 43 th yang berada dekat TKP  langsung ber­upaya menyelamatkan diri dan menjauh dari lokasi takut terjadinya ledakan jika truk terbakar.

Benni, 36, warga lainnya menyebut sebelum kejadian  truk tampak  melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Bukittinggi. Laju truk  terli­hat tidak terkendali se­be­lum terguling di sisi jurang  dan hampir menimpa salah satu rumah warga di tempat kejadian.

“Saat kami berupaya mendekat, supir truk tam­pak mengalami luka cukup parah. Melihat kondisinya itu kami bersama warga  membantu upaya evakuasi korban dan me­larikan ke RS setelah pe­tugas kepolisian datang. Sedangkan dua kernet me­ngalami cidera ringan dan dibawa ke rumah warga untuk diberikan perto­lo­ngan atas luka-luka ringan yang dialaminya,” terang Benni.

Menurut Fajar kernet truk, kejadian berawal ke­tika mobil  melaju di turunan depan rumah makan Air Badarun,  rem mulai terasa tidak berfungsi. Akibat ke­hilangan fungsi rem, laju truk semakin tidak terken­dali karena melewati satu tikungan. Tanpa dapat dice­gah, Fajar mengaku  pasrah saat ban truk sudah berada di bibir jurang hingga jatuh berguling.

“Untuk menghindarkan terjadinya tabrakan dengan kendaraan lain, supir kami berusaha membanting stir ke arah kanan. Akibatnya, truk menghantam beton pem­batas jalan dan rongsok ber­guling ke jurang.  Akibat kejadian itu saya cidera ringan di bagian kepala,” ungkap Fajar sembari menunjukkan kepa­lanya yang masih berlumur darah.

Kasat Lantas Polres Pa­dang Panjang AKP Reddi Triananto membenarkan terjadinya kecelakaan tung­gal satu unit truk bermuatan barang elektronik.  Reddi mengaku telah melakukan olah TKP dan mengu­m­pulkan keterangan saksi guna Pengembangan penye­lidikan  lebih lanjut.

“Saat ini supir masih menjalani perawatan in­tensif di RS Ibnu Sina, na­mun kita belum bisa mela­kukan evakuasi  kendaraan karena arus lalu lintas Bukittinggi-Padang Panjang masih padat,” jawab  Reddi melalui selulernya kepada wartawan. ***

Sumber : harianhaluan.com
Kategori : Padangpanjang, Peristiwa

Loading...
www www