PBNU Bantah Said Aqil Siraj di Balik Gagalnya Ustaz Abdul Somad Berdakwah di Hong Kong

PBNU Bantah Said Aqil Siraj di Balik Gagalnya Ustaz Abdul Somad Berdakwah di Hong Kong
Ustaz Abdul Somad. (dok)
Selasa, 26 Desember 2017 18:54 WIB
JAKARTA - Beredar tudingan bahwa Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siraj berada di balik gagalnya Ustadz Abdul Somad berdakwah di Hong Kong.

Dikutip dari inilah.com, Ketua PBNU Robikin Emhas dengan membantah tudingan tersebut dan menganggapnya sebagai fitnah. ''Saya tegaskan, itu fitnah yang keji. Tak mungkin KH Said Aqil Siraj melakukan tindakan itu,'' kata Robikin dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (26/12/2017).

Robikin berharap peristiwa batalnya Abdul Somad berceramah di Hongkong tidak 'digoreng' dengan melempar fitnah ke sana kemari, termasuk fitnah seakan KH Said Aqil Siraj ikut andil dalam peristiwa itu sebagaimana tuduhan yang beredar di medsos.

''Semua tahu KH Said Aqil Siroj adalah tokoh yang selalu mengajarkan bahwa amar makruf harus dilakukan dengan cara yang makruf. Begitu juga nahi munkar harus dilakukan dengan cara yang makruf pula. Suatu metode dakwah yang dijunjung tinggi di kalangan Nahdlatul Ulama,'' katanya.

Ia menyesalkan Abdul Somad, ustadz yang sedang naik daun, gagal berceramah di Hong Kong. Namun, lanjut dia, apa boleh buat itu sepenuhnya kewenangan pemerintah setempat.

''Mungkin tindakan pemerintah setempat merupakan bentuk proteksi atas warga negaranya sesuai sistem politik dan kebudayaan yang dianutnya. Kita ambil hikmahnya,'' katanya.

Robikin menambahkan, patut disyukuri, kegiatan keagamaan serupa dengan menampilkan penceramah Ustaz Anwar Zahid, tetap berlangsung sebagaimana mestinya.

Sebelumnya beredar di media sosial sebuah postingan yang menyebut penolakan Abdul Somad di Hong Kong merupakan pesanan Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan yang diteruskan kepada Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siraj. Kemudian Said Aqil memerintahkan kader NU-Kepala BNP2TKI Nusron Wahid-menghubungi Imigrasi Hong Kong untuk menolak Abdul Somad.***

Editor:hasan b
Sumber:inilah.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww