Home  /  Berita  /  Sepakbola
Turnamen Sepakbola Piala Menpora 2021

Tenaga Medis Hingga Satuan Pengamanan Merasa Terbantu

Tenaga Medis Hingga Satuan Pengamanan Merasa Terbantu
Petugas medis saat melakukan test swab.(foto:kemenpora.go.id)
Minggu, 25 April 2021 23:25 WIB
Penulis: Azhari Nasution

SOLO - .Lebih kurang setahun, Indonesia mengalami ketakutan luar biasa terhadap pandemi Covid-19, hingga sepak bola nasional ikut menjadi korbannya. Tak peduli dengan nasib orang-orang yang ada di dalam industri sepak bola Tanah Air, pemerintah dengan tegas melarang sepak bola Indonesia bergulir hingga keadaan negara menjadi normal kembali.

Namun seiring berjalannya waktu, pemerintah Indonesia seakan melunak untuk masalah penyelenggaraan sepak bola di Tanah Air. Tetapi dengan diselenggarakan mematuhi protokol kesehatan dengan disiplin.

Tidak heran jika Turnamen Pra Musim Piala Menpora 2021 yang diselenggarakan dengan protokol kesehatan Covid-19 ketat ini banyak membawa hikmah. Turnamen pramusim yang dimulai 21 Maret hingga 25 April ini digadang-gadang menjadi cikal bakal bergulirnya kembali liga di Tanah Air.

Tidak hanya itu, Adam Surya, tenaga medis Kimia Farma juga merasakannya. Dia merasa bersyukur ditugaskan untuk melakukan swab tes bagi seluruh yang terlibat di turnamen pra musim Piala Menpora 2021.

"Kami sangat terbantu sekali dengan adanya penyelenggaraan Piala Menpora ini, artinya instansi kami (Kimia Farma) namanya bisa lebih tinggi dan masyarakat akan lebih ada yang berminat dengan kami," ujarnya di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Minggu (25/4/2021).

"Kami harap masyarakat luas akan lebih percaya dengan kami karena selama ini kimia farma dinilai mahal. Dengan pernah dipercaya di Piala Menpora ini jadi masyarakat bisa lebih percaya dengan kami," harapnya.

Tak hanya tenaga medis, satuan pengamanan yang bertugas luar dalam Stadion Manahan pun merasakan dampak positif dari gelaran pramusim ini.

Security Christian Tri Prasetya merasa sangat berterima kasih dengan Menpora dan PSSI khususnya Askot Surakarta karena dirinya diberikan kepercayaan dilibatkan untuk pengamanan selama turnamen Piala Menpora berlangsung.

"Alhamdulillah mas, dengan adanya turnamen ini ekonomi keluarga sangat terbantu. Terima kasih Pak Menpora dan PSSI. Karena jujur saja mas dari even ini di segi finansial lebih besar dari liga-liga yang ada sebelumnya," ujarnya di tempat yang sama.

Saat ini, ia dipercaya untuk mengamankan zona VVIP pada turnamen Piala Menpora di Stadion Manahan. Ia berharap dirinya dan teman-temannya tetap dapat kembali dipercaya pada gelaran even-even olahraga khususnya sepakbola.

Ia mengaku dirinya telah lama menjadi scurity di Stadion Manahan dari tahun 2012. Mulai dari even Liga 2, even timnas hingga even internasional sudah terbiasa. Vakumnya kegiatan olahraga khususnya di Stadion Manahan menurutnya sangat mempengaruhi ekonomi keluarganya. Tetapi, dengan bergulirnya turnamen Piala Menpora ia merasa senang dan kembali semangat bekerja.

"Kami bersyukur di kegiatan ini kami dilibatkan lagi mungkin berkah puasa ini. Jadi, secara ekonomi kegiatan ini sangat membantu kami khususnya di teman-teman keamanan," katanya dengan mengenakan seragam gelap dan rompi berwarna orannye bertuliskan Steward di punggungnya.

Ia berharap dirinya bersama rekan-rekannya dapat kembali dipercaya saat Liga bergulir. "Semoga kita dilibatkan dan dipercaya kembali meski apapun itu rejeki Tuhan yang mengatur. Kami dan teman-teman juga berusaha," tuturnya sambil menceritakan teman-temannya ada yang menjadi scurity di pasar, hotel dan Linmas. ***

wwwwww