Home  /  Berita  /  Pemerintahan

Sukses Piala Menpora Adalah Tiket Menuju Kompetisi

Sukses Piala Menpora Adalah Tiket Menuju Kompetisi
Menpora Zainudin Amali. (foto:kemenpora.org)
Sabtu, 24 April 2021 17:52 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Turnamen pra musim Piala Menpora 2021 akan menjadi patokan untuk kegiatan-kegiatan lainnya termasuk yang di luar sepakbola. Jika turnaman pra musim yang digelar di tengah pandemi Covid 19 ini sukses dan kondusif akan membuka jalan untuk digelar kembali Liga 1 dan Liga 2 yang sudah setahun terhenti.

"Tentu saya sangat bersyukur apa yang kita lakukan dalam Turnamen Pra Musim Piala Menpora 2021 ini semua berjalan sesuai dengan apa yang direncanakan sebelum izin turnamen ini keluar," kata Menpora, Zainudin Amali dalam acara Soccer Time Metro TV, Jumat (23/4/2021) malam.

"Penerapan protokol kesehatannya ini sangat penting karena sekarang ini masih berlalu situasi pandemi maka kita harus mencontoh apa yang dilakukan dalam Piala Menpora ini," tambahnya.

Sisi penting keberadaan suporter yang bisa bekerjasama mendapat apresiasi tersendiri. Hal ini bentuk kontribusi terhadap perkembangan sepakbola Indonesia, dengan realita yang bisa dilihat mereka patuh tidak datang ke stadion, tidak berkerumun, tidak nonton bareng, semuanya nonton dari rumah saja.

"Kontrobusi suporter terhadap Piala Menpora ini sangat signifikan. Oleh karena itu, pemerintah mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih bukan hanya saya tetapi Bapak Presiden Jokowi juga menyampaikan kepada saya bahwa beliau sangat apresiasi terhadap suporter kita, patuh dan nonton dari rumah saja," ucap Amali.

Suporter sekarang yang diibaratkan telah menjadi anak yang baik dan pantas mendapat reward yakni sebuah bentuk suguhan tontonan pertandingan yang menarik, menghibur dan berkualitas.

"Iya saya kira semua kita tahu siapa yang akan berlaga di final, babak penyisihan, babak semifinal kita sudah tahu. Nah, saya hanya berharap kepada kedua tim baik Persija maupun Persib menyuguhkan permainan yang enak ditonton, berkualitas dengan teknik tinggi, dan itu yang saya kira menjadi bayaran kita terhadap kepatuhan suporter dan penggemar sepakbola Indonesia. Kita harus apresiasi mereka, kita harus suguhkan pertandingan yang menarik nanti pada tanggal 25 untuk final leg kedua, dengan demikian maka terbayar apa yang sudah dilakukan oleh suporter, mereka sabar, mereka mendukung dari rumah saja," pintanya.

Dengan hampir tuntasnya Piala Menpora sebagai ajang pemanasan Pra Musim yang berjalan indah tanpa celah permasalahan berarti di tengah pandemi, menjadi angin segar harapan baru untuk dapat bergulirnya kompetisi yang sesungguhnya. Banyak pihak mengatakan bahwa suksesnya Piala Menpora adalah tiket menuju Kompetisi Liga Sepakbola Indonesia.

"Dua hari yang lalu PSSI dan LIB datang ke kantor dan melaporkan persiapan yang akan dilakukan untuk Kompetisi Musim 2021/2022. Direncanakan bulan Juli, tepatnya yang disampaikan Ketua Umum PSSI tanggal 3 Juli. Tetapi, sebelum itu harus mempersiapkan dengan sungguh-sungguh karena ini bukan turnamen ini kompetisi yang diikuti oleh Liga 1 dan Liga 2, penyelenggara harus menentukan tempatnya dimana, sistemnya seperti apa, dan harus ada kesepakatan dari semua klub baik Liga 1 maupun Liga 2, apa yang kita sudah jalani selama turnamen menjadi pedoman utama kita selama menjalani kompetisi yang panjang," jelas Amali dengan nada optimis.

Secara teknis PSSI yang bertanggung jawab dan PT LIB sebagai penyelenggaranya, setelah nanti ketemu format dan bentuknya akan dilaporkan kepada Presiden Jokowi sebagaimana arahan kepada Menpora dalam mencari bentuk pertandingan dengan tetap menyukseskan upaya pemerintah menghentikan laju Pandemi Covid-19.

Ada beberapa opsi, pilihan-pilihan seperti apakah sudah ada penonton atau belum dan sebagainya. Tentu alasan-alasan seperti apa bentuknya pada saatnya akan dilaporkan kembali kepada Presiden. Seperti halnya keinginan masyarakat untuk nonton langsung, harus dikomunikasikan dengan baik, perlu dimaklumi dan dipahami bahwa situasi sekarang ini masih dalam situasi pandemi. Oleh karena itu akan dicari cara terbaik oleh pemerintah, federasi, pihak kepolisian, Satgas Covid, dan penyelenggara LIB, akan dirumuskan seperti apa caranya.

"Kalau ditanya seperti apa tentu belum, karena teman-teman PSSI dan LIB masih konsentrasi menyelesaikan Turnamen Pra Musim Piala Menpora ini. Setelah ini pasti saya akan mendapatkan laporan dari mereka, dan saya akan melaporkan kembali kepada Bapak Presiden kemudian akan kita sampaikan ke publik seperti apa jalannya Kompetisi 2021/2022 ini," jelasnya lagi.

Adapun hitungan tanggal dan bulan dimulainya Kompetisi 2021/2022 yang direncanakan bulan Juli mendatang oleh LIB dan PSSI sudah diperhitungkan supaya selesai sekitar Maret atau April tahun depan.

"Hampir bisa dipastikan itu akan bergulir, tentu kita tetap harus menunggu izin dari kepolisian karena pihak kepolisisn lah yang punya kewenangan untuk mengeluarkan izin, saya hanya bisa merekomendasikan setelah melakukan rapat koordinasi dengan berbagai pihak, mudah-mudahan mohon doanya supaya tidak ada sesuatu yang terjadi di sisa beberapa hari lagi kita menuntaskan Turnamen Pra Musim Piala Menpora ini," katanya meyakinkan.

Di penghujung acara Soccer Time tersebut, Menpora ditanya siapa yang dijagokan keluar sebagai pemenang antara Persija vs Persib. Secara tegas Amali menjawab, "Tentu karena ini memperebutkan Piala Menpora, Menpora tidak boleh menjagokan siapa pun, siapa pun pemenangnya pasti akan dapat Piala Menpora. Selamat untuk siapapun nanti,@ tutupnya. ***

wwwwww