Home  /  Berita  /  Umum

Sah, Rinaldi Terpilih sebagai Ketua APRINDO Sumbar Periode 2020-2024

Sah, Rinaldi Terpilih sebagai Ketua APRINDO Sumbar Periode 2020-2024
Ketua DPD APRINDO Sumbar 2020 - 2024 Rinaldi, S.Si (MM) dengan Dirjen Strategi Pertahanan Kementerian Pertahanan Mayjen.TNI.DR.Rer.Pol.Rodon Pedrason, MA. (doc ist)
Selasa, 26 Januari 2021 23:33 WIB
Penulis: Jontra
SUMBAR - Melalui Musyawarah Daerah (Musda) yang dilaksanakan secara virtual pada 7 November 2020 lalu, akhirnya Rinaldi,S.Si, MM (C) ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (DPD - APRINDO) Sumatera Barat (Sumbar) periode 2020 - 2024 dengan didamping Sekretaris DR (C) Edi Suandi, MM.

Terpilihnya Rinaldi menjadi sitawa sidingin bagi insan ritel Sumatera Barat di tengah terjadinya pandemi Covid - 19. Karena selama ini Rinaldi dikenal aktif berkecimpung dalam bisnis ritel dan juga dikenal mempunyai banyak kolega dalam bisnis ini. Rinaldi yang didampinginya Edi Suandi dipercaya mengemban amanah dan didukung penuh oleh seluruh jajaran pengurus harian DPD APRINDO Sumbar.

Mekanisme terpilihnya Rinaldi serta Penggantian Pengurus DPD APRINDO Sumatera Barat sudah sah sesuai mekanisme dan aturan APRINDO. Dengan berakhirnya masa jabatan pengurus DPD APRINDO Sumbar yang diketuai oleh Sepriadi pada tanggal tanggal 25 September 2020 lalu, Dewan Pengurus Pusat (DPP) APRINDO mengambil kebijakan dengan menunjuk Plt (Pelaksana tugas) Ketua DPD APRINDO Sumbar tertanggal 26 September 2020. Kemudian pada 07 November 2020 digelarlah Musda DPD APRINDO Sumatera Barat secara serentak dengan beberapa DPD APRINDO yang juga telah berakhir masa jabatan pengurusnya.

Pada Musda serentak DPD APRINDO tersebut, selain dihadiri Pengurus DPP APRINDO serta Korwil, agenda ini juga dihadiri oleh DPC yang yang sudah mempunyai SK yang sah.

Rinaldi kemudian dilantik secara virtual sebagai Ketua DPD APRINDO Sumbar masa bakti 2020-2024 oleh Ketua Umum DPP APRINDO, Roy N Mandey.

Dengan demikian, Rinaldi sebagai Ketua DPD APRINDO Sumbar yang sah sebagaimana aturan organisasi APRINDO dan Pergantian Pengurus DPD APRINDO SUMBAR adalah sah dan sudah sesuai aturan organisasi APRINDO dg Surat Keputusan Nomor:01/SK DPD KWIB/DPP-8/XI/2020 Tentang Penetapan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia DPD APRINDO PROVINSI SUMATERA BARAT MASA BHAKTI 2020-2024.

Apabila ada yang mengatas namakan Ketua DPD APRINDO SUMBAR selain Rinaldi silahkan ditanya mana SK nya, ungkap Roy N Mandey usai melantik pengurus Defintif DPD APRINDO Sumbar.

Dikatakan juga oleh Roy N Mandey sejak diterapkan pelayanan satu pintu, pelaku usaha kian dimudahkan dalam pengurusan perizinan. Hal ini memberikan dampak positif untuk iklim usaha khususnya usaha ritel, tambahnya.

"Memang program dari pemerintah pusat apa saja, baik ritel atau izin apa pun harus cepat. Kecepatan itu yang diharapkan oleh pengusaha. Tadinya prosesnya lambat karena satu atap menjadi cepat dan menyenangkan pengusaha," tambahnya.

Pasca dilantiknya Rinaldi serta jajaran pengurus harian yang kompeten, mereka langsung kebut untuk bekerja dengan melakukan kondolidasi organisasi dan menjalin kemitraan dengan dunia perbankan, membuat MOU dengan Perguruan tinggi, melakukan audiensi dengan BPJS Ketenagakerjaan, merancang kemitraan dengan Perguruan Tinggi dalam program Belajar Merdeka Kampus Merdeka.

"Kami berharap mampu mengemban amanah ini dan membuat DPD APRINDO semakin berkembang di Sumatera Barat," ujar Rinaldi.

Proses perizinan yang cepat, murah dan mudah memberikan pengaruh besar terhadap dunia usaha. Hal ini lah yang dirasakan oleh Rinaldi. Dia mengatakan saat ini kemudahan pengurusan perizinan juga harus dirasakan seluruh anggota Apindo di daerah, sebut Rinaldi.

"Karena pada dasarnya saat ini kita sedang menuju ke era yang lebih baik. Di mana ada upaya menyederhanakan perizinan, tukuknya. Harapan kita berbagai kemudahan ini terus ditingkatkan sebagai upaya untuk memberikan iklim investasi dan dunia usaha yang lebih baik. Terutama hilangkan hambatan dan halangan yang bisa menyebabkan daya saing dunia usaha kita hilang,"pungkasnya. (**)

wwwwww