Home  /  Berita  /  GoNews Group

Anindya Bakrie Tinjau Pelatnas Renang Olimpiade

Anindya Bakrie Tinjau Pelatnas Renang Olimpiade
Anindya Bakrie menyapa Gede Siman Sudartawa dan kawan-kawan.
Sabtu, 05 Desember 2020 14:42 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI), Anindya Novyan Bakrie meninjau pemusatan latihan nasional atau pelatnas renang di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (5/12/2020) pagi.

Pelatnas renang dipersiapkan menuju Olimpiade 2021 Tokyo. Kehadiran Anin memberikan motivasi kepada para perenang untuk giat berlatih di masa pandemi Covid 19 dan juga mengingatkan untuk selalu mematuhi protokol kesehatan.

Tim renang pelatnas yang berlatih adalah I Gede Siman Sudartawa, Triady Fauzi, Glen Victor Susanto, Fadlan Prawira, Farrel Armandio Tangkas dan Azzahra Permatahani yang didampingi pelatih Albert Sutanto, Doni Utomo dan Wisnu Wardhana sebagai Manajer Pelatnas.

Anindya berdiskusi dengan para perenang dan juga pelatih, sekaligus memastikan fasilitas yang didapat baik.

"Pertama senang bisa kembali melihat fasilitas akuatik dibuka yang tentunya sesuai protokol kesehatan yang berlaku. Tadi saya tanyakan dari penginapan dan juga fasilitas Kolam Renang GBK sangat bagus sekali, karena ini termasuk yang terbaik di Asia Tenggara. Mereka terlihat semangat berlatih," ujar Anindya Bakrie.

"Pelatnas renang dipusatkan di GBK, supaya lebih fokus dan tidak terpisah-pisah. Fasilitas yang diberikan negara melalui kemenpora juga sangat baik," imbuh Anin.

Rencananya pelatnas renang di GBK sampai Januari 2021, kemudian akan menjalani try out ke luar negeri. Dua pilihan negara yang sedang dijajaki adalah Amerika Serikat serta Australia.

"Rencananya akhir Januari atau awal Februari para perenang akan dikirim try out ke luar negeri beberapa bulan. Semoga mereka dapat pelajaran penting termasuk dari segi fisik dan mental, karena persaingan diluar negeri sangat kompetitif dan bertemu para perenang Dunia. Ini Kita sedang pelajari apakah di Australia atau Amerika Serikat yang dipilih," jelas Anindya Bakrie.

Saat ini para perenang harus mengejar waktu limit A untuk bisa lolos di Olimpiade Tokyo pada Juli 2021. ***

wwwwww