Home  /  Berita  /  Politik

5 Juta Banser Gelar Apel Kebangsaan, Gus Yaqut Serukan Lawan Tokoh yang Baru Pulang ke Indonesia

5 Juta Banser Gelar Apel Kebangsaan, Gus Yaqut Serukan Lawan Tokoh yang Baru Pulang ke Indonesia
Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor Yaqut Cholil Qoumas atau yang lebih akrab disapa Gus Yaqut. (Foto: Istimewa)
Selasa, 01 Desember 2020 13:53 WIB
JAKARTA - Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas meminta seluruh anggota Banser dan Ansor tidak mempercayai tokoh yang sudah lama pergi dan tiba-tiba pulang ke Indonesia bicara mengenai perjuangan Islam.

"Ada tokoh yang lama pergi, tiba-tiba datang ke Indonesia, pulang kembali ke Indonesia dan dia mengatakan dia sedang menegakkan kejayaan Islam, sedang menegakkan cita-cita Islam," kata Yaqut saat memimpin Apel GP Ansor secara virtual, Minggu 29 November 2020.

"Sahabat-sahabat sekalian, jangan pernah percaya dengan orang seperti ini. Jangan pernah percaya dengan orang yang mengatasnamakan perjuangan untuk Islam. Apa yang mereka lakukan? Sahabat sekalian, justru merusak Islam, apa yang mereka lakukan hanya menggunakan Islam sebagai kedok, sebagai topeng, untuk merebut keinginan mereka menguasai panggung-panggung politik," lanjutnya.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor Yaqut Cholil Qoumas atau yang lebih akrab disapa Gus Yaqut ini meminta Banser merapatkan barisan untuk melawan tokoh itu dan pengikutnya. Menurutnya, tokoh itu merusak dan ingin memecah belah persatuan di Indonesia.

"Buat kader Banser, buat kader Pemuda Ansor, untuk orang-orang seperti ini, yang harus kita lakukan adalah kita melawan mereka. Kita melawan mereka, kita melawan mereka".

"Jika mereka mengatakan menyelamatkan Indonesia, mereka menyelamatkan negeri ini atas nama Islam, tidak ada, jangan pernah percaya. Berkali-kali saya selalu katakan Indonesia ini tegak berdiri bukan hanya karena Islam, negara Indonesia ini berdiri juga tegak karena bersama-sama saudara-saudara kita, Kristen, saudara kita Katolik, Hindu, Budha, Konghucu, dan seterusnya," tuturnya.

Ia menyatakan, Indonesia berdiri tidak hanya karena Islam atau satu golongan saja, melainkan agama dan golongan lain juga ikut berpartisipasi membangun Indonesia. Dia meminta Ansor dan Banser merapatkan barisan menjaga persatuan Indonesia.

Meski dilaksanakan secara virtual, kegiatan ini akan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat. Sebagai inspektur upacara pada Apel Kebangsaan ini nanti adalah Sekretaris Jenderal Abdul Rochman, sedangkan Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas akan menyampaikan orasi kebanggsaan.

Adung, sapaan Sekjen Ansor, menambahkan peserta apel sifatnya terbatas karena hanya mengikutkan perwakilan dari masing-masing pengurus cabang dan wilayah dengan menerapkan protokokol kesehatan ketat.

"Mereka mewakili 5 juta kader Banser yang ada di Pulau Jawa," kata Adung.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Pikiran Rakyat dan Viva
Kategori:Peristiwa, Pemerintahan, Politik
wwwwww