Home  /  Berita  /  GoNews Group
Pelantikan Pengprov PBFI Sumut periode 2020-2024

Bang Hzet Bicara Soal Pria Sejati dan Komitmen

Bang Hzet Bicara Soal Pria Sejati dan Komitmen
Ketua Pengprov PBFI Sumut, Herri Zulkarnain. (foto: Ist)
Minggu, 08 November 2020 14:15 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MEDAN - Siapa yang tidak kenal dengan Drs Herri Zulkarnain Hutajulu, Sh.Msi di Sumatera Utara. Di kancah politik, pria kelahiran Medan, 19 Juni 1968 sudah malang melintang. Namanya tercatat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara (Sumut)  periode 2009-2014 dan 2014-2019.

Sepak terjang Herri Zulkarnain yang akrab dipanggil Bang Hzet ini selama menjadi anggota dewan cukup disegani. Suami Lani Doloksaribu, SH selalu bicara lantang soal kepentingan masyarakat. Tidak heran jika mantan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) masih memberikan kepercayaan kepadanya sebagai Plt Ketua DPD Partai Demokrat Sumut. 

Tidak hanya di kancah politik, Bang Hzet yang tercacat sebagai pengusaha itupun merambah dunia olahraga. Dia mulai aktif dakan dunia olahraga tahun 1987. Kini, Ketua Umum Pengurus Pusat Perkumpulan Binaraga Fitness Indonesia (PP PBFI), Irwan Alwi mempercayakannya memimpin Pengprov PBFI Sumut periode 2020-2024.

Kecintaan terhadap olahraga Binaraga Fitness memang telah menyeret Anak Medan. Bahkan, dia punya penilaian khusus terhadap cabang olahraga yang memamerkan otot ini. Pria yang berotot itu, menurutnya, sebagai cermin Pria Sejati.

"Pria yang berotot itu pasti sehat dan selalu percaya diri dalam setiap penampilan. Jadi, atlet binaraga itu jelas pria sejati," kata Bang Hazt saat ditemui usai acara pelantikan Pengprov PBFI Sumut di Millenium ITC Medan, Minggu (8/11/2020).

Tidak salah memang Irwan Alwi memilihnya. Bersama Tomy Weider, Bang Hazt sukses menggelar Medan Body and Fitness Competition di MIllenium ITC Center Medan, 8 November 2020. Semua ini tidak terlepas dari kecintaan dan keinginan Bang Hatz membangun prestasi olahraga binaraga fitness di Sumatera Utara.

Herri Zulkarnain saat menerima bendera PBFI dari Ketua Umum PP PBFI, Irwan Alwi.

Ayah Welvin Hutajulu, Rivaldo Marcel Hutajulu, Maruli Petrus Hutajulu, dan Cintya Hutajulu memang punya tantangan sendiri menjalankan organisasi binaraga fitness di tengah kesibukan sebagai politikus dan pengusaha. " Semua pasti bisa berjalan bilamana ada kemauan dan cita-cita. Tak ada yang terganggu jika dijalankan secara profesional baik dakan bisnis maupun politik," jelasnya.

Berbicara soal tidak tampilnya atlet binaraga asal Sumut pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2021, Bang Hazt cukup maklum karena kurangnya pembinaaan dan perhatian terhadap atlet. ke depan, katanya, hal ini tidak perlu terjadi lagi.

"Tahun 2020 ini menjadi tahun kebangkitan binaraga Sumut. Kita mulai penjaringan bibit dan atlit binaraga mulai dari Kabupaten sampai ke.Prov dengan selalu membuat event-event Binaraga fitness supaya mereka bisa melihat perkembangan prestasi yang dialami selama menjalani latihan," katanya.

Cabang olahraga Binaraga Fitness memang membutuhkan dana yang cukup besar. Namun, itu tidak menjadi halangan bagi Bang Hazt. "Saya paham itu, Masalah biaya tidak perlu dipermasalahkan jika bicarai hobi dan bicara kepuasan. Jika ada atlet Sumut berprestasi di kancah nasional dan mampu membawa harum nama bangsa dan negara itu tdaik ternilai harganya," tandasnya. ***

wwwwww