Home  /  Berita  /  Umum

Perlukah Tekan Gas Sebelum Matikan Mesin Mobil? Begini Jawaban Ahli dari UGM

Perlukah Tekan Gas Sebelum Matikan Mesin Mobil? Begini Jawaban Ahli dari UGM
Ilustrasi menekan pedal gas mobil. (auto.id)
Minggu, 27 September 2020 20:42 WIB

JAKARTA - Banyak orang punya kebiasaan menginjak pedal gas agak dalam sebelum mematikan mesin mobil. Perlukah tindakan tersebut dilakukan?

Dikutip dari Kompas.com, dosen jurusan Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada ( UGM) Yogyakarta, Dr Jayan Sentanuhudy, mengatakan, kebiasaan itu tidak akan memberikan efek apa pun pada mobil.

Apalagi, jika dipraktikkan untuk mobil-mobil keluaran terbaru.

''Enggak ada manfaatnya menurut saya, karena di teori juga enggak ada metode itu,'' kata ahli mesin tersebut saat dihubungi Kompas.com, Kompas (27/9/2020).

Ads

Dikatakannya, ada yang menyebutkan bahwa hal itu dilakukan agar air pendingin yang berada dalam silinder dapat terdorong keluar. Menurut Jayan, narasi seperti itu tidak masuk akal.

''Menggeber gas sebelum mesin dimatikan ini juga enggak ada di buku-buku, alasan pastinya saya enggak ngerti juga,'' kata Jayan.

Oleh karena itu, menurut Jayan, hal tersebut tidak perlu dilakukan. Apalagi, mesin-mesin mobil saat ini dibekali dengan teknologi canggih dan modern.

''Dan kemudian, dengan teknologi mesin-mesin sekarang dan dengan material yang lebih bagus kan mesin sudah diatur sedemikian rupa,'' kata Jayan.

Saran Jayan

Jayan menyarankan, ada beberapa komponen yang perlu dimatikan terlebih dahulu sebelum mematikan mesin mobil.

Di antaranya, pastikan air conditioner (AC) dalam posisi off atau mati, begitu juga komponen elektrikal lain seperti lampu dan audio.

''Idealnya seperti itu, jadi bebannya itu direndahkan seminimal mungkin lah,'' kata Jayan.

Berikutnya, Jayan menyarankan agar mesin mobil dalam keadaan idle dan konstan sebelum dimatikan.

Bagi mobil-mobil generasi terbaru, ia mengingatkan kebiasaan memanaskan mesin mobil sebelum digunakan tidak terlalu penting dilakukan. 

Berbeda halnya dengan mobil-mobil terdahulu yang dinilainya wajib untuk dipanaskan terlebih dahulu sebelum digunakan.

''Kalau dulu memang ada alasannya, karena teknologi produksi material komponen itu kan masih pakai mesin bubut manual, dan tidak sebagus seperti sekarang,'' kata Jayan.

''Nah kalau sekarang dengan teknologi injeksi udah bisa langsung diset. Ketika mesin dingin, akan disesuaikan, begitu juga kalau mesin sudah panas. Terus teknologi material lebih bagus, teknologi produksi mesin lebih bagus juga,'' sambung Jayan.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Uncategories
wwwwww