Home  /  Berita  /  GoNews Group

Patuh Protokol Kesehatan, 4 Kepala Daerah Ini Mendapat Apresiasi Kemendagri

Patuh Protokol Kesehatan, 4 Kepala Daerah Ini Mendapat Apresiasi Kemendagri
(Dari kiri) Nelson Pomalingo, Indah Putri Indriani, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Abdullah Tahir. (Kolase: Ist.)
Rabu, 09 September 2020 13:41 WIB

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian memberikan apresiasi kepada 4 (empat) kepala daerah dan wakil kepala daerah yang mematuhi protokol kesehatan pada pelaksanaan tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2020.

Keempat orang itu, kata Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda) Akmal Malik dalam pernyataan resmi, Selasa (8/9/2020), sejauh ini dinilai mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan baik.

BACA JUGA: Kemendagri Tegur 51 Kepala Daerah dan Wakilnya, Pelanggaran Terbanyak Terkait Protokol Kesehatan

BACA JUGA: Cegah Klaster Baru Covid19 Kemendagri Dorong Peserta Pilkada Tandatangani Pakta Integritas

Empat Kepala Daerah yang mendapat apresiasi Kemendagri tersebut yakni, Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo, Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani, Wakil Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, dan Wakil Wali Kota Ternate Abdullah Tahir.

Keempatnya, juga diketahui mencalonkan diri kembali dalam Pilkada Desember 2020. Nelson, Putri dan Abdullah Tahir maju sebagai petahana di posisi yang sama, sementara I Gusti Ngurah Jaya Negara akan mencalonkan diri sebagai Calon Wali Kota Denpasar.

BACA JUGA: Puluhan Daerah belum Selesaikan Perkada Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan

BACA JUGA: Kemendagri Pastikan Renstra 2021 Sesuai dengan Visi-Misi Presiden

Sebelumnya, Kemendagri juga menegur sejumlah Kepala Daerah yang abai protokol kesehatan. Kata Akmal, sudah 69 orang kepala daerah yang menerima teguran tertulis karena dinilai melanggar protokol kesehatan pada saat tahapan Pilkada. Rinciannya, 1 Gubernur, 35 Bupati, 4 Walikota, 25 Wakil Bupati, dan 4 Wakil Wali Kota.

“Apresiasi dan teguran ini diberikan mengingat protokol kesehatan harus dipatuhi pada setiap tahapan Pilkada. Hal ini sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan Dan Pengendalian Corona Virus Disease (Covid-19),” ujar Akmal Malik.

BACA JUGA: Dukung Pengembangan Ekosistem Investasi Mobil Listrik Kemendagri Batasi Pungutan Pajak di Derah

BACA JUGA: Sekjen Kemendagri Tekankan Loyalitas dan Integritas ASN

Berdasarkan penelusuran GoNews.co, Rabu (9/9/2020), Nelson Pomalingo telah menyatakan maju sebagi calon Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo. Bersanding dengan Hendra Hemeto, pasangan ini diusung oleh PPP dan Golkar.

Sementara Indah Putri Indriani maju bersama Suaib Mansur dengan diusung oleh Golkar, PAN, Demokrat, PDIP, dan PPP yang berhasil mengkoletif 18 kursi DPRD. Pasangan ini juga turut didukung dua partai non parlemen yakni Gelora dan PBB.

Di Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara berpasangan dengan Kadek Agus Arya Wibawa dengan modal usungan PDIP. IGN Jaya Negara-Kader Agus Arya Wibawa akan berkontestasi dengan pasangan calon dari non parpol, Gede Ngurah Ambara Putra dan Made Bagus Kertanegara.

Adapun Abdullah Tahir adalah politisi Partai Demokrat yang kembali maju, dan menggandeng kader Perindo, Yamin Tawari. Tahir adalah petahana yang tercatat sempat menegaskan pentingnya netralitas ASN dalam Pilkada mendatang, menyusul kabar adanya penggiringan dukungan ASN pada Paslon tertentu.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Pemerintahan, Politik, Nasional, GoNews Group

wwwwww