Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Puluhan Geng Motor Bersenjata Golok Serang Laskar FPI saat Pasang Spanduk Habib Rizieq
Hukum
8 jam yang lalu
Puluhan Geng Motor Bersenjata Golok Serang Laskar FPI saat Pasang Spanduk Habib Rizieq
2
Pesisir Selatan Kini Miliki Tiga Kampus Nagari
Pesisir Selatan
15 jam yang lalu
Pesisir Selatan Kini Miliki Tiga Kampus Nagari
3
Dokter Andhika Berpulang setelah Positif Covid, PMRJ: Riau Kehilangan Putra Terbaik
GoNews Group
10 jam yang lalu
Dokter Andhika Berpulang setelah Positif Covid, PMRJ: Riau Kehilangan Putra Terbaik
4
Toyota Astra Recall 36.000 Alphard, Innova, Fortuner, Corolla, Cruiser dan Hilux, Ini Masalahnya
GoNews Group
16 jam yang lalu
Toyota Astra Recall 36.000 Alphard, Innova, Fortuner, Corolla, Cruiser dan Hilux, Ini Masalahnya
5
Bikin Video Prank Daging Kurban Isi Sampah, 2 Warga Palembang Diancam Hukuman 10 Tahun Penjara
Ekonomi
16 jam yang lalu
Bikin Video Prank Daging Kurban Isi Sampah, 2 Warga Palembang Diancam Hukuman 10 Tahun Penjara
6
Gubernur Sumbar: Lulusan PT Jadi Pengangguran Jika tak Berkualitas
Pendidikan
13 jam yang lalu
Gubernur Sumbar: Lulusan PT Jadi Pengangguran Jika tak Berkualitas
Loading...
Home  /   Berita  /   Umum

Inalilahi, Tukang Jagal Meninggal Dunia di Atas Hewan Kurban Domba yang Akan Disembelih

Inalilahi, Tukang Jagal Meninggal Dunia di Atas Hewan Kurban Domba yang Akan Disembelih
Sabtu, 01 Agustus 2020 00:19 WIB
TASIKMALAYA - Seorang tukang jagal meninggal dunia di atas domba yang akan disembelihnya untuk hewan kurban di Kampung Gunung Dongkol, Kelurahan Setiaratu, Kecamatan Cibereum, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar), Jumat (31/7/2020). Video detik-detik saat korban ambruk direkam warga dan langsung viral di media sosial.

Korban diketahui bernama Epin Supriatna (50), duda beranak dua, warga Kampung Gunung Dongkol. Korban langsung dibawa oleh warga ke Instalasi Gawat Darat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dokter Soekardjo Kota Tasikmalaya. Namun, nyawa korban tidak bisa diselamatkan.

Informasi dari warga, sebelum kejadian nahas itu, korban sudah selesai menyembelih satu ekor sapi dan satu ekor domba. Namun, saat korban akan menyembelih domba yang kedua, tiba-tiba tubuh korban langsung ambruk di atas domba. Sejumlah warga yang ikut membantu menyembelih pun kaget melihat korban yang sudah tidak berdaya.

Menurut ketua panitia kurban, Mamun (65), sebelum melakukan penyembelihan, warga melakukan rapat terlebih dulu. Saat itu, korban yang sudah biasa menyembelih hewan kurban bersedia dan menyatakan sudah sehat dari sakitnya.

Ketika korban menyembelih hewan kurban pertama, yakni sapi dan yang kedua domba, semua berjalan lancar. Mamun juga terlihat tidak mengalami kendala. Namun, saat menyembelih domba kedua, korban langsung jatuh tersungkur di atas domba yang akan disembelihnya.

"Saat itu sempat ditanya apakah sehat, dan dia menjawab kuat menyembelih hewan kurban," kata Mamun.

Dia menambahkan, saat di lokasi pemotongan hewan kurban, korban terlihat sudah meninggal dunia. Namun, untuk memastikan kondisinya, korban langsung dibawa ke RSUD Dokter Soekardjo Kota Tasikmalaya dan dinyatakan sudah tidak bernyawa.

Mamun juga mengatakan, untuk Idul Adha tahun ini, warga Kampung Gunung Dongkol, Kelurahan Setiaratu, Kecamatan Cibereum, menyembelih hewan kurban satu sapi dan tiga domba. Daging hewan kurban itu disalurkan untuk 196 kepala keluarga (KK) warga setempat.

Sementara menurut kakak korban, Aan (60), pihak keluarga sudah menerima semua kejadian sebagai takdir. Semasa hidup, korban memang punya sakit darah tinggi dan lambung. Namun, sebelum memotong hewan kurban, korban memang tidak terlihat sedang sakit dan sudah berobat ke dokter.

"Sudah biasa menyembelih domba dan sapi, baik untuk kurban atau untuk acara sukuran atau ekahan," ujar Aan.

Penyebab korban tewas belum diketahui, namun diduga terkait penyakit yang dideritanya semasa hidup. Setelah dimandikan dan disalatkan, jenazah korban langsung dimakamkan di tempat permakaman umum (TPU) yang berada tidak jauh dari tempat tinggal korban.***

Editor : Muslikhin Effendy
Sumber : gelora.co
Kategori : GoNews Group, Peristiwa, Umum

Loading...
www www