Home  /  Berita  /  Politik

Lukman Edy: Jokowi Tunjuk Erick Thohir Jadi Ketua Tim Terpadu Sudah Tepat

Lukman Edy: Jokowi Tunjuk Erick Thohir Jadi Ketua Tim Terpadu Sudah Tepat
Selasa, 21 Juli 2020 20:54 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Politisi PKB, Lukman Edy mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) membentuk tim terpadu penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

Menurut dia, keputusan ini sangat tepat dan menunjukkan sense of crisis menghadapi ketidakpastian keadaan di bulan-bulan mendatang. Saat ini bangsa Indonesia tengah menghadapai dua persoalan besar. Pertama, pandemi Covid-19 yang belum tentu kapan akan berakhir. Seluruh negara meningkatkan kewaspadaannya terhadap kemungkinan munculnya pandemi jilid II yang lebih parah.

Sementara, Kedua, situasi ekonomi dunia yang tidak menentu. Hampir semua negara mengalami negatif growth, bahkan banyak yang negatif growthnya dua digit.

"Terhadap dua persoalan besar tersebut, maka yang akan dihadapi adalah kenyataan Indonesia menghadapi ancaman dua krisis sekaligus, yaitu Krisis Kesehatan dan Krisis Ekonomi," kata Lukman di Jakarta, Selasa (21/7/2020).

Dewan Pakar Indonesia Maju Institute ini juga menyinggung soal statemen Presiden Jokowi dalam minggu-minggu terakhir ini, yang memperlihatkan kerisauan dan sensitifitasnya terhadap keadaan.

Menurut dia, kemarahan Jokowi dalam sidang Kabinet itu karena melihat para pembantunya yang belum sejiwa dengannya dalam menghadapi krisis. "Ada yang serius tapi banyak yang santai saja," kata dia.

Selain itu, dia mengatakan pidato di depan para Gubernur beliau tidak ketinggalan pula mengingatkan keseriusan Kepala Daerah dalam menangani Pandemi Corono di daerah masing masing berdasarkan indikator masih lambannya eksekusi APBD sehingga menjadi penyebab tidak terangkatnya pertumbuhan.

Untuk itu, menurut politisi yang juga aktivis Nahdlatul Ulama ini, Jokowi melakukan langkah yang lebih kongkrit, yaitu membentuk tim Pemulihan Ekonomi Nasional dan Penanganan Corona.

"Intinya Jokowi ingin, apa yang beliau ucapkan minggu-minggu terakhir ini, juga dieksekusi. Beliau tidak ingin hanya didengar tapi tidak dilaksanakan. Beliau ingin langkah cepat yang dilandasi Sense of Crisis yang kuat," tegas Lukman.

Sementara terkait keputusan Jokowi memili Erick Tohir menjadi ketua tim terpadu tersebut, Lukman menilai hal itu karena Menteri BUMN ini punya fungsi dan kewenangan yang cukup untuk mengemban amanah berat ini.

"Jokowi juga melihat, diantara pembantu beliau, Erick Tohirlah yang paling cepat, kreatif dan tidak bertele tele dalam menghadapi krisis sekarang ini," imbuhnya.

Lukman menilai Erick Thohir selama ini telah bergerak cepat membantu menyiapkan Rumah Sakit Khusus Corona, termasuk pengadaan APD APD. Begitu juga dalam menghadapi ancaman Krisis Ekonomi Erick juga bergerak cepat membantu Presiden menggerakan semua potensi Ekonomi untuk mengerem penurunan pertumbuhan.

"Meski banyak yang Erick Thohir tabrak, tapi sepertinya Presiden suka," tukasnya.

Dewan Pakar IMI itu mendorong Erick Thohir menginventarisasi permasalahan sebagai breakdown dari dua masalah besar yaitu ancaman pandemi covid 19 jilid dua, dan ancaman krisis ekonomi akibat terjun bebasnya pertumbuhan ekonomi, secara cepat dan lugas serta tidak bertele tele ala birokrasi.

Kedua, Erick harus menyiapkan payung-payung hukum yang menghambat kerja Penanganan Ekonomi Nasional dan Penanganan Pandemi Corona.

"Banyak mekanisme pembuatan payung hukum yang bisa ditempuh ET. Mulai dari Permen, Perpres, atau Peraturan Pemerintah bahkan Perpu sekalipun bisa ditempuh. Sebagai Presiden, Jokowi bahkan menyiapkan terlebih dahulu payung hukumnya, yaitu dengan diterbitkannya Perpu No 1/2020," pungkasnya.***


wwwwww