Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Yemmelia: Pilkada Bukan Ajang Balas Sakit Hati
Bukittinggi
14 jam yang lalu
Yemmelia: Pilkada Bukan Ajang Balas Sakit Hati
2
Jokowi dan Menteri Tak Pakai Masker Saat Rapat Penanganan Covid-19, Begini Penjelasan Kepala Setpres
Nasional
16 jam yang lalu
Jokowi dan Menteri Tak Pakai Masker Saat Rapat Penanganan Covid-19, Begini Penjelasan Kepala Setpres
3
Belasan Juta Data Digital sudah Bocor, Sukamta Pertanyakan Kerjasama Data Center Indonesia-Perancis
GoNews Group
22 jam yang lalu
Belasan Juta Data Digital sudah Bocor, Sukamta Pertanyakan Kerjasama Data Center Indonesia-Perancis
4
Total 115.056 Orang, 1.922 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 26 Provinsi, Ini Rinciannya
Kesehatan
19 jam yang lalu
Total 115.056 Orang, 1.922 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 26 Provinsi, Ini Rinciannya
5
Satu Keluarga Perantau Tertular Covid-19 Saat Berada di Agam
Agam
4 jam yang lalu
Satu Keluarga Perantau Tertular Covid-19 Saat Berada di Agam
6
Bagja Meninggal Dunia, Sepakbola Indonesia Berduka
GoNews Group
19 jam yang lalu
Bagja Meninggal Dunia, Sepakbola Indonesia Berduka
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

KAI Butuh Dana Talangan, Legislator Dorong Kreativitas Bisnis

KAI Butuh Dana Talangan, Legislator Dorong Kreativitas Bisnis
Ilsutrasi Kerata Api. (Gambar: Ist./KAI Persero)
Kamis, 09 Juli 2020 02:04 WIB
JAKARTA - PT KAI (Persero) disebut membutuhkan dana talangan sebesar 1,25 triliun rupiah untuk membayar gaji karyawannya, sementara total rencana pemerintah memberikan dana talangan kepada PT KAI sebesar 3,5 triliun rupiah.

Terkait hal itu, Anggota Komisi VI DPR RI Daeng Muhammad mendorong agar PT Kereta Api Indonesia (Persero) dapat mengoptimalkan potensi-potensi bisnis yang ada sebagai sebuah terobosan bisnis perkeretaapian.

"Dari mulai di Jakarta sampai seluruh pinggir-pinggir rel kereta api itu, saya juga nggak ngerti banyak tanah KAI yang dipergunakan oleh masyarakat. Itu harus bisa menjadi income juga buat KAI. Ini kalau dikelola, sangat banyak yang saya lihat berpotensi menjadi income buat KAI," kata Daeng mencontohkan.

Hal tersebut disampaikan Daeng dalam rapat antara Komisi VI dengan Direksi PT KAI (Persero) membahas rencana kerja dan bisnis PT. KAI di Gedung Nusantara I DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (8/7/2020).

Ia tak menampik jika dalam kondisi Covid-19 saat ini, banyak perusahaan termasuk PT KAI mengalami dampak yang serius. Tapi menurut Daeng, esensi dana talangan adalah perbaikan kinerja pada KAI meski didera pandemi.

Sekedar informasi, saat ini PT KAI memiliki sedikitnya 7 anak perusahaan dan joint venture.***

Editor : Muhammad Dzulfiqar
Kategori : Ekonomi, Nasional, GoNews Group

Loading...
www www