Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Calon Tunggal Berpontensi Hadapi 31 Kotak Kosong Jadi Preseden Buruk Pilkada
GoNews Group
18 jam yang lalu
Calon Tunggal Berpontensi Hadapi 31 Kotak Kosong Jadi Preseden Buruk Pilkada
2
Waspadai Covid 19, Zohri Tiba di Jakarta, 12 Agustus 2020
GoNews Group
8 jam yang lalu
Waspadai Covid 19,  Zohri Tiba di Jakarta, 12 Agustus 2020
3
Imbas Pandemi Covid 19, Persaingan Kerja Lulusan Baru Makin Ketat
GoNews Group
18 jam yang lalu
Imbas Pandemi Covid 19, Persaingan Kerja Lulusan Baru Makin Ketat
4
Jika Banyak 'Kotak Kosong' di Pilkada 2020
Politik
20 jam yang lalu
Jika Banyak Kotak Kosong di Pilkada 2020
5
Pandemi dan Persaingan Kerja Lulusan Baru
GoNews Group
19 jam yang lalu
Pandemi dan Persaingan Kerja Lulusan Baru
6
Belasan Tahun Raih WTP, DPD Targetkan Zero Temuan Tahun Depan
GoNews Group
16 jam yang lalu
Belasan Tahun Raih WTP, DPD Targetkan Zero Temuan Tahun Depan
Loading...
Home  /   Berita  /   Politik

Bantah Klaim Zulmizan Soal Muswil PAN Riau, Irvan Herman: DPP Belum Bahas

Bantah Klaim Zulmizan Soal Muswil PAN Riau, Irvan Herman: DPP Belum Bahas
Wasekjen DPP PAN, Irvan Herman. (Istimewa)
Kamis, 09 Juli 2020 21:31 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Wasekjen DPP PAN, Irvan Herman membantah pernyataan Ketua Panitia Pengarah (Steering Committee/ SC) Muswil VI DPW PAN Riau, T Zulmizan F Assagaff soal penetapan tanggal Musyawarah Wilayah (Muswil) VI Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Riau.

"DPP PAN belum membahasnya sama sekali. Karena masih fokus mengutamakan aspirasi daerah yang siap secara virtual terlebih dahulu," ujar Irvan kepada GoNews.co, Kamis (9/7/2020).

Mengingat masa jabatan pengurus DPW PAN Riau akan berakhir pada 20 Juni 2020 kata Irvan, untuk menjaga legalitas pelaksanaan Muswil harus mendapat pendampingan DPP PAN. "Jadi saya tegaskan sekali lagi, DPP PAN belum membahasnya," urainya.

Sebelumnya, melalui siaran persnya, Ketua Panitia Pengarah (Steering Committee/ SC) Muswil VI DPW PAN Riau, T Zulmizan F Assagaff mengatakan, PAN akan segera menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) VI PAN Provinsi Riau.

Saat ini menurut Zulmizan, sudah dibentuk kepanitiaan yang terdiri dari Panitia Pengarah (Steering Committee/ SC) dan Panitia Pelaksana (Organizing Committee/ OC).

"Merujuk keputusan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PAN tahun 2020, telah ditetapkan bahwa DPW PAN seluruh Indonesia diinstruksikan menggelar Muswil paling lambat Juli tahun 2020 ini. Berdasarkan Rapat Harian DPW PAN Provinsi Riau tanggal 4 Juli 2020, telah ditetapkan bahwa Muswil VI PAN Riau akan dilaksanakan pada tanggal 29 Juli 2020," kata Zulmizan kepada GoNews.co melalui pesan Whatsapp, Rabu (8/7/2020).

DPW PAN Riau sendiri, kata Zulmizan, telah mengirim surat resmi kepada DPP PAN untuk minta persetujuan jadwal dimaksud dan saat ini sedang menunggu konfirmasi persetetujuan DPP PAN.

"Sesuai dengan AD/ ART PAN, Muswil adalah institusi pengambil keputusan tertinggi di tingkat provinsi yang berwenang untuk menjabarkan hasil Kongres dan kebijakan DPP. Membahas Laporan Pertanggungjawaban DPW (periode berjalan) tentang pelaksanaan program kerja, kebijakan, dan keuangan partai. Serta menetapkan rekomendasi kebijakan partai di tingkat provinsi. Yang terpenting adalah memilih dan menetapkan Ketua formatur/ Ketua DPW dan Anggota Formatur, memilih dan menetapkan Ketua Majelis Penasihat Partai Wilayah," tandasnya.

Sesuai ketentuan, pendaftaran ini harus diumumkan selambat-lambatnya 7 hari sebelum pendaftaran dibuka atau 15 hari sebelum pelaksanaan Muswil dan ditutup 7 hari sebelum hari H.

"Sesuai pengumuman Panitia Pengarah, pendaftaran Bakal Calon Formatur dibuka mulai tgl 14 Juli 2020 sampai 1 Juli 2020 Pukul 17.00; WIB. Dengan dilengkapi dengan daftar persyaratan bagi para peminat," paparnya.

Zulmizan menambahkan, sesuai dengan AD/ART PAN, Peserta Muswil terdiri dari 1 orang utusan DPP, Pengurus Harian DPW, Ketua Majelis Penasihat Partai Wilayah (MPPW), Ketua dan Sekretaris DPD kabupaten/kota dan Ketua DPC.

Jika merujuk ketentuan ini, diperkirakan Muswil PAN Riau akan diikuti oleh sekitar 280 Peserta. Jika ditambah sekitar 20 Peninjau, maka jumlah total Partisipan adalah sekitar 300 orang (Peserta dan Peninjau).***

Kategori : Pemerintahan, Politik

Loading...
www www