Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Demo terkait Covid-19 di Jerman Memakan Korban
Peristiwa
12 jam yang lalu
Demo terkait Covid-19 di Jerman Memakan Korban
2
AS Borong 300 Juta Dosis Vaksin Covid-19
Internasional
12 jam yang lalu
AS Borong 300 Juta Dosis Vaksin Covid-19
3
Aturan MA, Korupsi di Atas Rp100 Miliar bisa Dipidana Seumur Hidup
GoNews Group
11 jam yang lalu
Aturan MA, Korupsi di Atas Rp100 Miliar bisa Dipidana Seumur Hidup
4
Heboh Daging Kurban Bergerak Sendiri, Begini Penjelasan Direktur Halal Research Center UGM
GoNews Group
8 jam yang lalu
Heboh Daging Kurban Bergerak Sendiri, Begini Penjelasan Direktur Halal Research Center UGM
5
Bikin Video Prank Daging Kurban Isi Sampah, 2 Warga Palembang Diancam Hukuman 10 Tahun Penjara
Ekonomi
1 jam yang lalu
Bikin Video Prank Daging Kurban Isi Sampah, 2 Warga Palembang Diancam Hukuman 10 Tahun Penjara
Loading...
Home  /   Berita  /   Pasaman Barat

Bank Nagari Simpang Empat Fasiitasi Pinjaman dengan Selektif

Bank Nagari Simpang Empat Fasiitasi Pinjaman dengan Selektif
Kepala Kantor Cabang Bank Nagari Simpang Empat Pasaman Barat, Irsyan Pasya. ANTARA/dok
Rabu, 08 Juli 2020 13:25 WIB
SIMPANG EMPAT - Bank Nagari Cabang Simpang Empat, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat terus memfasilitasi pinjaman kredit di tengah pandemi COVID-19 dengan tetap selektif.

"COVID-19 juga mempengaruhi tingkat pembayaran kredit. Untuk pinjaman baru kita berlakukan selektif," kata Kepala Kantor Cabang Bank Nagari Simpang Empat, Irsyan Pasya di Simpang Empat, Selasa.

Ia mengatakan pihaknya melakukan selektif terhadap nasabah yang ingin memperpanjang pinjaman atau pinjaman baru.

"Kita benar-benar melihat usaha mereka sebelum memberikan pinjaman karena dengan pengaruh COVID-19 ini bisa menghambat usaha mereka," sebutnya.

Menurutnya untuk kredit cukup banyak yang meminta restrukturisasi atau upaya perbaikan pinjaman karena kesulitan membayar angsuran.

Ia menyebutkan sekitar 40 persen dari kredit produktif meminta restrukrisasi karena kesulitan akibat dampak COVID-19.

"Restrukturisasi karena penurunan usaha dan itu kita akomodir sesuai dengan kemampuan bayar dan ketentuan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bank," sebutnya.

Ia menjelaskan diantara restrukrisasi yang dilakukan adalah perpanjangan jangka pinjaman dari nasabah yang bersangkutan.

"Mudah-mudahan COVID-19 segera berakhir sehingga dunia usaha kembali normal seperti semula," ujarnya.

Ia menambahkan pihaknya selama normal baru ini tetap melayani transaksi di bank secara tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Aktivitas transaksi keuangan melalui perbankan pada masa normal baru tidak berbeda jauh dengan masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tetapi dipertegas dalam penerapan protokol kesehatan," katanya.

Penerapan protokol kesehatan dengan cara memberikan edukasi kepada nasabah untuk menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak jika datang ke bank untuk bertransaksi.

"Dipintu masuk bank kita mengukur suhu badan nasabah, wajib pakai masker dan mencuci tangan. Setelah itu di dalam juga di atur jarak duduk antara satu nasabah dengan nasabah lainnya," katanya. ***

Editor : Hermanto Ansam
Sumber : Antara
Kategori : Ekonomi, Sumatera Barat, Pasaman Barat

Loading...
www www