Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ribuan Warga Ketapang Mengamuk, TKA China jadi Bulan-bulanan, Dipukuli dan Kabur ke Hutan
Hukum
20 jam yang lalu
Ribuan Warga Ketapang Mengamuk, TKA China jadi Bulan-bulanan, Dipukuli dan Kabur ke Hutan
2
Anggota Parlemen Prancis Kabur Saat Lihat Mahasiswi Cantik Berjilbab Ini Hadir di Ruang Pertemuan
Internasional
8 jam yang lalu
Anggota Parlemen Prancis Kabur Saat Lihat Mahasiswi Cantik Berjilbab Ini Hadir di Ruang Pertemuan
3
DPR Dorong Komitmen Pemerintah Bangun Transportasi Berbasil Rel
GoNews Group
24 jam yang lalu
DPR Dorong Komitmen Pemerintah Bangun Transportasi Berbasil Rel
4
Kongres FIFA Setujui Dua Amandemen Peraturan
GoNews Group
23 jam yang lalu
Kongres FIFA Setujui Dua Amandemen Peraturan
5
Aji Santoso Matangkan Servis Freekick dan Corner Kick
GoNews Group
24 jam yang lalu
Aji Santoso Matangkan Servis Freekick dan Corner Kick
Home  /  Berita  /  Pasaman Barat

Bank Nagari Simpang Empat Fasiitasi Pinjaman dengan Selektif

Bank Nagari Simpang Empat Fasiitasi Pinjaman dengan Selektif
Kepala Kantor Cabang Bank Nagari Simpang Empat Pasaman Barat, Irsyan Pasya. ANTARA/dok
Rabu, 08 Juli 2020 13:25 WIB
SIMPANG EMPAT - Bank Nagari Cabang Simpang Empat, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat terus memfasilitasi pinjaman kredit di tengah pandemi COVID-19 dengan tetap selektif.

"COVID-19 juga mempengaruhi tingkat pembayaran kredit. Untuk pinjaman baru kita berlakukan selektif," kata Kepala Kantor Cabang Bank Nagari Simpang Empat, Irsyan Pasya di Simpang Empat, Selasa.

Ia mengatakan pihaknya melakukan selektif terhadap nasabah yang ingin memperpanjang pinjaman atau pinjaman baru.

"Kita benar-benar melihat usaha mereka sebelum memberikan pinjaman karena dengan pengaruh COVID-19 ini bisa menghambat usaha mereka," sebutnya.

Menurutnya untuk kredit cukup banyak yang meminta restrukturisasi atau upaya perbaikan pinjaman karena kesulitan membayar angsuran.

Ia menyebutkan sekitar 40 persen dari kredit produktif meminta restrukrisasi karena kesulitan akibat dampak COVID-19.

"Restrukturisasi karena penurunan usaha dan itu kita akomodir sesuai dengan kemampuan bayar dan ketentuan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bank," sebutnya.

Ia menjelaskan diantara restrukrisasi yang dilakukan adalah perpanjangan jangka pinjaman dari nasabah yang bersangkutan.

"Mudah-mudahan COVID-19 segera berakhir sehingga dunia usaha kembali normal seperti semula," ujarnya.

Ia menambahkan pihaknya selama normal baru ini tetap melayani transaksi di bank secara tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Aktivitas transaksi keuangan melalui perbankan pada masa normal baru tidak berbeda jauh dengan masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tetapi dipertegas dalam penerapan protokol kesehatan," katanya.

Penerapan protokol kesehatan dengan cara memberikan edukasi kepada nasabah untuk menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak jika datang ke bank untuk bertransaksi.

"Dipintu masuk bank kita mengukur suhu badan nasabah, wajib pakai masker dan mencuci tangan. Setelah itu di dalam juga di atur jarak duduk antara satu nasabah dengan nasabah lainnya," katanya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:Antara
Kategori:Ekonomi, Sumatera Barat, Pasaman Barat

wwwwww