Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Yemmelia: Pilkada Bukan Ajang Balas Sakit Hati
Bukittinggi
13 jam yang lalu
Yemmelia: Pilkada Bukan Ajang Balas Sakit Hati
2
Jokowi dan Menteri Tak Pakai Masker Saat Rapat Penanganan Covid-19, Begini Penjelasan Kepala Setpres
Nasional
15 jam yang lalu
Jokowi dan Menteri Tak Pakai Masker Saat Rapat Penanganan Covid-19, Begini Penjelasan Kepala Setpres
3
Belasan Juta Data Digital sudah Bocor, Sukamta Pertanyakan Kerjasama Data Center Indonesia-Perancis
GoNews Group
21 jam yang lalu
Belasan Juta Data Digital sudah Bocor, Sukamta Pertanyakan Kerjasama Data Center Indonesia-Perancis
4
Total 115.056 Orang, 1.922 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 26 Provinsi, Ini Rinciannya
Kesehatan
18 jam yang lalu
Total 115.056 Orang, 1.922 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 26 Provinsi, Ini Rinciannya
5
DPR Ingin RI-Turki segera Temukan Vaksin Covid-19
GoNews Group
22 jam yang lalu
DPR Ingin RI-Turki segera Temukan Vaksin Covid-19
6
Bagja Meninggal Dunia, Sepakbola Indonesia Berduka
GoNews Group
18 jam yang lalu
Bagja Meninggal Dunia, Sepakbola Indonesia Berduka
Loading...
Home  /   Berita  /   Olahraga
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Soal Subsii Klub, Akhmad Hadian: PT LIB Tetap Komitmen

Soal Subsii Klub, Akhmad Hadian: PT LIB Tetap Komitmen
Jum'at, 03 Juli 2020 20:01 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Ketika Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020 dan Liga 2 2020 digulirkan, PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah menjalankan kewajibannya. Salah satunya, membagikan dana subsidi klub kepada semua peserta dua kompetisi kasta tertinggi di tanah air tersebut.

Direktur utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita menegaskan bahwa pihaknya tetap berkomitmen terhadap kebijakan tersebut. “Kompetisi akan dimulai Oktober nanti. Karena itu kami tetap berkomitmen tinggi terhadap kewajiban untuk membagikan dana subsidi kepada semua peserta kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020,” jelas Akhmad Hadian, Jumat siang (3/7).

Meski begitu, Akhmad meminta semua pihak bisa berpikir dan bersikap realistis. Patut diketahui,  karena pandemi corona, situasi dan kondisi kompetisi menjadi tidak lagi normal. Dua kompetisi kasta atas sepak bola Indonesia tersebut harus terhenti pada Maret lalu.

“Atas situasi tersebut, kami harus mengevaluasi banyak hal dan merencanakan lagi beberapa hal yang sangat menentukan dalam kelangsungan kompetisi. Termasuk kesepakatan dengan sponsor dan pihak ketiga lainnya,” beber Akhmad Hadian. 

“Sekali lagi, pada prinsipnya kami punya komitmen tinggi terkait angka subsidi yang akan diterima oleh klub Liga 1 dan Liga 2. Kami akan berusaha keras untuk mewujudkan apa yang sudah kami rencanakan. Mohon dukungannya agar kompetisi bisa bergulir dengan lancar,” pungkas Akhmad Hadian. ***


Loading...
www www