Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kalaupun Minta Maaf, Polisi Akan Tetap Proses Hukum Denny Siregar
GoNews Group
19 jam yang lalu
Kalaupun Minta Maaf, Polisi Akan Tetap Proses Hukum Denny Siregar
2
Anas Nasikhin: Debat Adian Vs Erick Tohir, Gak level
Pemerintahan
24 jam yang lalu
Anas Nasikhin: Debat Adian Vs Erick Tohir, Gak level
3
Larang Liput Kedatangan TKA China Takut Wartawan Ditunggai Teroris, AJI: Pernyataan Danlanud Berlebihan
Politik
4 jam yang lalu
Larang Liput Kedatangan TKA China Takut Wartawan Ditunggai Teroris, AJI: Pernyataan Danlanud Berlebihan
4
PKS Targetkan Menang 60 Persen Pilkada di Sumbar
Politik
17 jam yang lalu
PKS Targetkan Menang 60 Persen Pilkada di Sumbar
5
Polisi Padang Selidiki Pencabulan Anak Usia Lima Tahun di Pauh
Padang
17 jam yang lalu
Polisi Padang Selidiki Pencabulan Anak Usia Lima Tahun di Pauh
6
Ikut Mandikan dan Makamkan Jenazah Pasien Covid-19, Ratusan Warga Desa Diisolasi
Kesehatan
23 jam yang lalu
Ikut Mandikan dan Makamkan Jenazah Pasien Covid-19, Ratusan Warga Desa Diisolasi
Loading...
Home  /   Berita  /   Kesehatan

Mengejutkan, Kasus Baru Corona di AS 35.900 dalam Sehari, Total 2,4 Juta Orang

Mengejutkan, Kasus Baru Corona di AS 35.900 dalam Sehari, Total 2,4 Juta Orang
Ilustrasi virus corona. (int)
Kamis, 25 Juni 2020 12:00 WIB
WASHINGTON - Kasus baru terinfeksi virus corona di Amerika Serikat mencatat angka sangat mengejutkan pada Rabu (24/6/2020), yakni 35.900 orang.

Dikutip dari detikcom yang melansir AFP, Kamis (25/6/2020), Johns Hopkins University (JHU) menghitung tambahan kasus lebih dari 35 ribu itu membuat jumlah kasus di AS menjadi hampir 2,4 juta. Data dilihat pada Rabu (24/6) pukul 20.30 waktu setempat.

Hampir setengah dari 50 negara bagian AS telah melihat peningkatan kasus selama dua minggu terakhir, seperti Texas dan Florida - melaporkan rekor jumlah kasus harian.

Data JHU juga menunjukkan pada hari Rabu (24/6) bahwa 756 orang telah meninggal karena Covid-19 dalam waktu 24 jam terakhir.

Hingga saat ini, total lebih dari 120.000 orang telah meninggal karena virus corona di Amerika Serikat. Sejauh ini, angka ini merupakan jumlah korban terbanyak di dunia.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan pada hari Rabu (24/6), infeksi corona global ini kemungkinan akan mencapai 10 juta kasus dalam seminggu.

WHO mengatakan bahwa masa puncak pandemi dan tingginya jumlah kasus akan ditentukan oleh tindakan pemerintah, yang mana kebijakan lockdown tidak dapat dihindari.***

Editor : hasan b
Sumber : detik.com
Kategori : Internasional, Kesehatan

Loading...
www www