Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Terkait Skandal Djoko Tjandra, Kejagung Tangkap Jaksa Pinangki Selasa Malam
Nasional
23 jam yang lalu
Terkait Skandal Djoko Tjandra, Kejagung Tangkap Jaksa Pinangki Selasa Malam
2
Usai Disetubuhi, Tabrani Bunuh dan Bakar Istrinya, Hasanah, Ini Penyebabnya
Peristiwa
22 jam yang lalu
Usai Disetubuhi, Tabrani Bunuh dan Bakar Istrinya, Hasanah, Ini Penyebabnya
3
Jaksa Pinangki Diduga Terima Suap dari Djoko Tjandra Rp7 Miliar
Nasional
23 jam yang lalu
Jaksa Pinangki Diduga Terima Suap dari Djoko Tjandra Rp7 Miliar
4
Minta Turunkan Biaya Penyebrangan Antar Pulau Jawa dan Sumatra, SPASI Surati Presiden
Pemerintahan
18 jam yang lalu
Minta Turunkan Biaya Penyebrangan Antar Pulau Jawa dan Sumatra, SPASI Surati Presiden
5
Pendaftaran Wartawan Peliput PON XX Papua Diperpanjang
GoNews Group
15 jam yang lalu
Pendaftaran Wartawan Peliput PON XX Papua Diperpanjang
6
Pendiri Arema Bilang Arema FC Klub Rakyat
GoNews Group
12 jam yang lalu
Pendiri Arema Bilang Arema FC Klub Rakyat
Loading...
Home  /   Berita  /   Politik

KPU Sumbar Verifikasi Faktual Dukungan Calon Perseorangan pada 27 Juni

KPU Sumbar Verifikasi Faktual Dukungan Calon Perseorangan pada 27 Juni
Senin, 22 Juni 2020 08:11 WIB
PADANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat akan melaksanakan verifikasi faktual calon pasangan perseorangan yang mulai pada 27 Juni 2020 dengan mengedepankan protokol kesehatan di masa pandemi COVID-19.

Komisioner KPU Sumbar Izwaryani di Padang, Minggu mengatakan pihaknya akan akan menurunkan berkas verifikasi faktual ke semua kabupaten kota pada Senin (22/6).

Selanjutnya berkas tersebut diteruskan kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) selanjutnya kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Ia mengatakan berkas itu akan sampai ke tangan PPS pada 27 Juni. Dalam jadwalnya tahapan verifikasi faktual ini dari 27 Juni hingga 12 Juli 2020 namun pihaknya pegang berkas hingga tanggal 10 Juli saja.

Ia mengatakan petugas akan melakukan verifikasi berkas dukungan calon pasangan perseorangan Fakhrizal-Genius Umar

Ia mengatakan petugas yang melakukan verifikasi faktual melakukan tugas dengan melaksanakan protokol kesehatan.

Menurut dia petugas dilengkapi dengan masker, sarung tangan, dan cuci tangan, kemudian ketika bertemu masyarakat menjaga jarak.

Ia mengatakan apabila pendukung tidak bersedia ditemui boleh berkomunikasi melalui panggilan video di tempat pendukung.

"Nanti untuk berita acara hasil verifikasinya pendukung dapat mengunggah serta mengisi data dan mengirim kembali isian data di halaman yang di sediakan," katanya.

Ia berharap semua pendukung nantinya dapat ditemui oleh petugas agar bisa dilakukan verifikasi faktual.

Sementara itu mengenai kebutuhan anggaran untuk alat pelindung diri (APD) saat belum ditetapkan kebutuhannya.

"Kita terus melakukan saat ini terus melakukan pembahasan bersama Pemprov Sumbar karena anggaran akan dipakai sebagian dari APBD dan sebagian dari APBN yang saat ini juga belum turun," kata dia. ***

Editor : Hermanto Ansam
Sumber : Antara
Kategori : Politik, Sumatera Barat

Loading...
www www