Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hj Yemmelia Sarankan Pemko Bukittinggi Batalkan Sistem Sewa dan Bantu Koperasi Pedagang
Ekonomi
21 jam yang lalu
Hj Yemmelia Sarankan Pemko Bukittinggi Batalkan Sistem Sewa dan Bantu Koperasi Pedagang
2
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
Peristiwa
19 jam yang lalu
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
3
RUU Cipta Kerja Munculkan Peluang dan Norma Baru Bagi Pekerja
Politik
19 jam yang lalu
RUU Cipta Kerja Munculkan Peluang dan Norma Baru Bagi Pekerja
4
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
Politik
19 jam yang lalu
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
5
Tragedi Sebrenica, Pembantaian 8.000 Muslim 25 Tahun Lalu
Internasional
13 jam yang lalu
Tragedi Sebrenica, Pembantaian 8.000 Muslim 25 Tahun Lalu
6
Ridho Manfaatkan Waktu Berbagi Ilmu dengan SSB di Pekalongan
GoNews Group
19 jam yang lalu
Ridho Manfaatkan Waktu Berbagi Ilmu dengan SSB di Pekalongan
Loading...
Home  /   Berita  /   Kesehatan

12 Dokter Program Spesialis di RSUD Dr Sutomo Terinfeksi Corona

12 Dokter Program Spesialis di RSUD Dr Sutomo Terinfeksi Corona
Minggu, 21 Juni 2020 21:49 WIB
SURABAYA - Dua belas orang dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Airlangga ( Unair) di RSUD Dr Soetomo Surabaya positif terinfeksi virus corona.

Dikutip dari liputan6.com, Direktur Utama RSUD Dr Soetomo, dr Joni Wahyuhadi menjelaskan, sepuluh dokter PPDS yang terinfeksi virus SARS CoV-2 memiliki gejala ringan dan sedang. Sementara dua dokter lainnya, kondisinya berat, sehingga perlu menjalani perawatan intensif oleh RSUD Dr Soetomo

''Kami sedang merawat 10 (dokter) dengan gejala ringan dan sedang. Dua (dokter) dengan perawatan intensif. Mohon doanya,'' ujar Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim ini, seperti dikutip dari Antara, Ahad (21/6/2020).

Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Unair, Prof Soetojo, tidak mau berkomentar banyak mengenai jumlah dokter residen yang menjalani praktik dan terpapar COVID-19 di RSUD Dr Soetomo. Dia menyerahkan keterangan resmi itu kepada pihak rumah sakit.

''Tanya sama rumah sakit saja, jadi direkturnya (dr Joni) saja. (Karena jumlah) masih simpang siur, tanya dr Joni saja,'' kata dia.

Yang jelas, lanjut Prof Soetojo, pihaknya mendapat kabar, kondisi dokter residen yang terjangkit Covid-19 itu kini sudah membaik.

Bahkan beberapa di antaranya dilaporkan hanya perlu menjalani perawatan di rumah alias isolasi mandiri. Sayangnya, dia tidak menyebut jumlah rincinya. ''Ada yang isolasi mandiri,'' sambungnya.***

Editor : hasan b
Sumber : liputan6.com
Kategori : Kesehatan

Loading...
www www