Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Prakerja Gelombang 10 Dibuka untuk Capai Kuota, Rp672an Miliar dari RKUN Belum Diputus
GoNews Group
7 jam yang lalu
Prakerja Gelombang 10 Dibuka untuk Capai Kuota, Rp672an Miliar dari RKUN Belum Diputus
2
"Bicara Buku bareng Wakil Rakyat", Dede Yusuf Soroti Isu Kesejahteraan PMI
Politik
14 jam yang lalu
Bicara Buku bareng Wakil Rakyat, Dede Yusuf Soroti Isu Kesejahteraan PMI
3
Ketua Pengadilan Meninggal di Kolam, Suami Sebut Korban Alami Keram
Peristiwa
8 jam yang lalu
Ketua Pengadilan Meninggal di Kolam, Suami Sebut Korban Alami Keram
4
Pimpinan MPR: Jangan Anggap Remeh Kaum Perempuan
Politik
14 jam yang lalu
Pimpinan MPR: Jangan Anggap Remeh Kaum Perempuan
5
Syarief Hasan: Saya Bangga Santri Sudah Paham 4 Pilar MPR
Politik
13 jam yang lalu
Syarief Hasan: Saya Bangga Santri Sudah Paham 4 Pilar MPR
6
Ngobras Bareng Pecinta Satwa, Ketua MPR Dorong Penangkaran dan Pelestarian Satwa
Politik
13 jam yang lalu
Ngobras Bareng Pecinta Satwa, Ketua MPR Dorong Penangkaran dan Pelestarian Satwa
Home  /  Berita  /  Padang

Dinas Perdagangan Padang Perketat Akses Masuk Pasar Menuju Normal Baru

Dinas Perdagangan Padang Perketat Akses Masuk Pasar Menuju Normal Baru
Petugas posko cek poin perketat pemeriksaan penggunaan masker pada setiap pengunjung Pasar Raya Padang (Antara/Laila Syafarud)
Jum'at, 05 Juni 2020 00:38 WIB
PADANG - Dinas Perdagangan Kota Padang menerapkan langkah-langkah dalam pemulihan aktivitas perdagangan dengan cara mendisiplinkan para pedagang dan pengunjung pasar menuju era kenormalan baru di Padang, Sumatera Barat.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Andree Algamar, di Padang, Kamis mengatakan langkah-langkah yang dilakukan menuju era kenormalan baru ialah mendirikan posko cek poin di setiap pintu masuk pasar untuk mencek pemakaian masker dan suhu tubuh bagi setiap pengunjung pasar di Padang.

"Selain di pasar raya Padang, juga dilakukan di pasar lubuk buaya, pasar tanah kongsi, pasar bandar buat, pasar nanggalo, belimbing, simpang haru, pasar alai, dan pasar ulak karang," ujar dia.

Lebih lanjut ia mengatakan setiap posko cek poin tersebut akan dijaga oleh para personel dari TNI, Polri, dan Satpol-PP.

"Kemudian setiap pedagang dan pengunjung pasar wajib memakai masker. Bagi yang tidak memakai masker tidak diperbolehkan masuk pasar," ujar dia.

Ia juga mengatakan pihaknya akan melakukan razia masker. Para petugas yang ditunjuk akan melakukan razia setiap dua jam untuk mengingatkan para pedagang dan pengunjung pasar agar memakai masker.

"Jika tidak pakai masker maka akan disuruh pulang," kata dia.

Kemudian ia mengatakan Dinas Perdagangan Padang telah mendapatkan bantuan tempat cuci tangan dari BUMN dan Perumda Padang yang akan diletakkan di sejumlah pasar di Padang.

"Selain itu kami juga akan memberikan jarak antar sesama pedagang dan membatasi jumlah orang masuk pasar. Hal itu bertujuan untuk menghindari terjadinya kerumunan," kata dia.

Lebih lanjut ia menyebutkan sampai saat ini jumlah pedagang pasar raya yang telah melakukan tes swab sekitar 1700 orang pedagang.

"Berdasarkan hasil tes swab tersebut para pedagang yang positif Covid-19 dikarantina sesuai standar kesehatan. Kemudian pedagang yang hasil swabnya negatif akan berikan stiker telah mengikuti tes swab di toko mereka masing-masing," kata dia.

Ia berharap setelah diterapkannya beberapa langkah tersebut dapat memutuskan mata rantai pandemi Covid-19 dalam menjalankan era kenormalan baru. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:Antara
Kategori:Ekonomi, Sumatera Barat, Padang

wwwwww