Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hj Yemmelia Sarankan Pemko Bukittinggi Batalkan Sistem Sewa dan Bantu Koperasi Pedagang
Ekonomi
20 jam yang lalu
Hj Yemmelia Sarankan Pemko Bukittinggi Batalkan Sistem Sewa dan Bantu Koperasi Pedagang
2
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
Peristiwa
18 jam yang lalu
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
3
RUU Cipta Kerja Munculkan Peluang dan Norma Baru Bagi Pekerja
Politik
18 jam yang lalu
RUU Cipta Kerja Munculkan Peluang dan Norma Baru Bagi Pekerja
4
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
Politik
18 jam yang lalu
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
5
Ridho Manfaatkan Waktu Berbagi Ilmu dengan SSB di Pekalongan
GoNews Group
18 jam yang lalu
Ridho Manfaatkan Waktu Berbagi Ilmu dengan SSB di Pekalongan
6
Skandal Jiwasraya, Bamsoet Desak OJK Dibubarkan
Peristiwa
21 jam yang lalu
Skandal Jiwasraya, Bamsoet Desak OJK Dibubarkan
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Jokowi Minta Pembukaan Rumah Ibadah Tunggu Corona Menurun

Jokowi Minta Pembukaan Rumah Ibadah Tunggu Corona Menurun
Selasa, 02 Juni 2020 19:50 WIB
JAKARTA - Presiden Joko Widodo menyatakan pembukaan rumah ibadah harus melalui tahapan ketat berdasarkan penurunan angka reproduksi (Rt) atau tingkat penularan virus corona (Covid-19). Tahapan ini juga berlaku untuk rencana pembukaan sekolah dan aktivitas ekonomi lainnya.

"Kita tahu penyebaran Covid di tanah air sampai saat ini memang belum semua provinsi, wilayah, bisa dikendalikan. Oleh sebab itu, pembukaan tempat ibadah, aktivitas ekonomi, sekolah, semua melalui tahapan yang ketat dengan melihat angka kurva R0 atau Rt," ujar Jokowi usai meninjau Masjid Istiqlal, Selasa (2/6).

Jokowi menegaskan bahwa pembukaan tempat-tempat umum di sejumlah sektor ini harus menggunakan data keilmuan yang ketat. Dengan demikian, berbagai sektor itu dapat dibuka bertahap.

"Semua memakai data keilmuan yang ketat, sehingga kita harapkan akan berjalan dari tahapan ke tahapan, dari sektor ke sektor, dari provinsi ke provinsi, sesuai angka yang saya sampaikan tadi," katanya.

Jokowi sebelumnya menyebut bahwa penerapan tatanan hidup baru atau new normal dapat dilakukan di wilayah yang R0 maupun Rt Covid-19 sudah berada di bawah 1. R0 adalah angka reproduksi atau potensi penularan penyakit Covid-19.

Sedangkan Rt adalah angka reproduksi yang terjadi setelah ada intervensi dari pemerintah seperti pemberlakuan PSBB hingga lockdown.

Jokowi sendiri sempat meninjau kesiapan penerapan new normal di sejumlah fasilitas publik seperti stasiun dan mal. Untuk mengawal kesiapan itu, ia menerjunkan ribuan personel TNI/Polri berjaga di titik-titik keramaian. Sebagai tahap awal ada 4 provinsi dan 25 kabupaten/kota yang dijaga.

Di sisi lain, Jokowi sempat menyinggung R0 dan Rt covid-19 di provinsi DKI Jakarta termasuk yang berada di bawah angka 1. Ia mengingatkan agar jajarannya saat ini fokus mengendalikan arus balik warga dari kampung halaman untuk menjaga agar R0 di Jakarta tak melebihi angka 1.***

Editor : Muslikhin Effendy
Kategori : Peristiwa, Pemerintahan, GoNews Group

Loading...
www www