Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dianggap jadi 'Kutu Loncat', Warga Sumbar Enggan Dukung Faldo Maju Pilgub
Sumatera Barat
12 jam yang lalu
Dianggap jadi Kutu Loncat, Warga Sumbar Enggan Dukung Faldo Maju Pilgub
2
Kisah Febi, Kena UU ITE dan Dituntut 2 Tahun Penjara Akibat Tagih Utang 'Bu Kombes' Lewat IG
Hukum
12 jam yang lalu
Kisah Febi, Kena UU ITE dan Dituntut 2 Tahun Penjara Akibat Tagih Utang Bu Kombes Lewat IG
3
Tangis Petani Simalingkar Pecah saat Cerita Anak dan Suami di Penjara, Tanahnya Diserobot PTPN II
Politik
16 jam yang lalu
Tangis Petani Simalingkar Pecah saat Cerita Anak dan Suami di Penjara, Tanahnya Diserobot PTPN II
4
Harga Emas Naik Seiring Dorongan Meredam Kejatuhan Ekonomi lantaran Pandemi
GoNews Group
23 jam yang lalu
Harga Emas Naik Seiring Dorongan Meredam Kejatuhan Ekonomi lantaran Pandemi
5
18 Lembaga Akan Dibubarkan, Refly Harun: Semoga BPIP Juga, Sebab Nggak Guna
Politik
12 jam yang lalu
18 Lembaga Akan Dibubarkan, Refly Harun: Semoga BPIP Juga, Sebab Nggak Guna
6
Kasus Denny Siregar, Dua Santri Diperiksa Polisi
GoNews Group
12 jam yang lalu
Kasus Denny Siregar, Dua Santri Diperiksa Polisi
Loading...
Home  /   Berita  /   Peristiwa

Anggota TNI yang Ditembak Oknum Polisi Akhirnya Meninggal

Anggota TNI yang Ditembak Oknum Polisi Akhirnya Meninggal
Rumah lokasi oknum polisi menembak istrinya dan anggota TNI di Jeneponto. (detik.com)
Jum'at, 29 Mei 2020 21:53 WIB
MAKASSAR - Setelah dua pekan menjalani perawatan, anggota TNI AD Serda H (46), yang ditembak oknum polisi Bripka HE (47) di Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel), akhirnya meninggal dunia.

Dikutip dari detikcom, anggota Kodim 1425 Jeneponto itu meninggal dunia di RS TNI Pelamonia, Makassar, Jumat (29/5/2020).

Kepala Penerangan Kodam XIV/Hasanuddin Kolonel Maskun Nafik saat dimintai konfirmasi membenarkan Serda H meninggal dalam proses perawatan di RS Pelamonia.

''Benar, almarhum meninggal tadi pagi di RS Pelamonia sekitar pukul 09.50 Wita. Sekarang jenazahnya sudah dibawa keluarganya ke Jeneponto,'' ujar Maskun, Jumat (29/5/2020).

Sementara Komandan Kodim 1425 Jeneponto Letkol Inf Irfan Amir, mengatakan, korban sempat menunjukkan tanda-tanda membaik pasca-operasi, namun kondisinya kembali memburuk.

''Sebelum meninggal, kondisinya sempat membaik, bahkan dia sudah mulai makan nasi. Tapi tiba-tiba kemarin malam kondisinya drop. Tadi pagi sempat masuk ICU sebelum meninggal dunia. Kita sudah berupaya semaksimal mungkin,'' pungkas Irfan.

Insiden penembakan yang dilakukan oknum anggota Polrestabes Makassar, Bripka HE, terjadi pada Kamis (14/5) malam. Penembakan terjadi di rumah pelaku di Jalan Sungai Kelara, Kecamatan Binamu, Jeneponto.

Selain menembak Serda H, Bripka HE menembak lutut istrinya, HT (42). Bripka HE naik pitam mendapati keduanya sedang bermesraan di dalam kamar.

Kondisi HT saat ini sudah membaik setelah dioperasi tim dokter RS Bhayangkara, Makassar. Sementara itu, Bripka HE kini mendekam di sel tahanan Polda Sulsel untuk menjalani proses hukum oleh institusinya.***

Editor : hasan b
Sumber : detik.com
Kategori : Hukum, Peristiwa

Loading...
www www