Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
VIRAL! Ibunya Dimakamkan Ala Covid-19 Padahal Negatif, Anak Histeris Cegat Mobil Jenazah
Peristiwa
16 jam yang lalu
VIRAL! Ibunya Dimakamkan Ala Covid-19 Padahal Negatif, Anak Histeris Cegat Mobil Jenazah
2
Mantan Staf Ahli Panglima TNI Galang Ribuan Dukungan untuk Ruslan Buton
Hukum
22 jam yang lalu
Mantan Staf Ahli Panglima TNI Galang Ribuan Dukungan untuk Ruslan Buton
3
Diduga Cabuli Pegawai Honorer, Anak Bupati Labuhanbatu Dipolisikan
Hukum
22 jam yang lalu
Diduga Cabuli Pegawai Honorer, Anak Bupati Labuhanbatu Dipolisikan
4
198.765 Jamaah Lunasi Setoran Haji, Kemenag: Boleh Diminta tapi Jangan Semuanya Ya!
Pemerintahan
22 jam yang lalu
198.765 Jamaah Lunasi Setoran Haji, Kemenag: Boleh Diminta tapi Jangan Semuanya Ya!
5
Kemenag Pasaman Barat Berdayakan KUA untuk Jelaskan Penundaan Berhaji
Pasaman Barat
18 jam yang lalu
Kemenag Pasaman Barat Berdayakan KUA untuk Jelaskan Penundaan Berhaji
6
Hasil Swab Dinyatakan Negatif Corona, Suami Minta Jenazah Istrinya Dipindahkan
Kesehatan
7 jam yang lalu
Hasil Swab Dinyatakan Negatif Corona, Suami Minta Jenazah Istrinya Dipindahkan
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Panitia Konser Amal Kena Prank M. Nuh, Nasir Djamil: Ini Lawak Kelas Wahid

Panitia Konser Amal Kena Prank M. Nuh, Nasir Djamil: Ini Lawak Kelas Wahid
Jum'at, 22 Mei 2020 16:19 WIB
JAKARTA - Pelelangan motor bertanda tangan Presiden Joko Widodo yang diprakarsai oleh Ketua MPR Bambang Soesatyo bersama BPIP dan BNPB untuk menyuntik dana percepatan penanangan pandemik Covid-19 menggelitik masyarakat.

Pasalnya, dalam pelelangan tersebut salah seorang warga bernama M. Nuh yang bekerja sebagai buruh bangunan, menjadi pemenang lelang motor Gesits seharga Rp. 2,5 miliar tersebut.

Kapolda Jambi Irjen Firman Santyabudi menyebutkan, yang bersangkutan mengira bakal dapat hadiah, bukan malah membayar. Dan karena ditagih untuk segera membayar, yang bersangkutan ketakutan, dia pun datang ke polisi untuk minta perlindungan.

Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil terkekeh mendengar kabar tersebut, dan mengatakan bahwa hal tersebut merupakan bahan hiburan masyarakat di tengah musibah Covid-19 ini.

"Ini lawak kelas wahid, bayangkan seorang yang konon berprofesi buruh bangunan mampu mengelabui panitia," kata Nasir sambil tertawa terbahak-bahak kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (22/5).

Disinggung mengenai apa yang harus dilakukan pemerintah dan panitia penyelenggara acara atas 'prank' M. Nuh. Nasir mengatakan bahwa M. Nuh cocok jadi seniman prank.

"Ya jangan diapa-apain lah. Berarti dia cocok jadi aktor, karena mampu meyakinkan panitia," tutup politisi PKS asal Aceh ini.***

Editor : Muslikhin Effendy
Sumber : Rmol.id
Kategori : Peristiwa, Pemerintahan, Politik, GoNews Group

Loading...
www www