Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sepasang PNS Bukan Suami-Istri Pingsan Tanpa Busana dalam Mobil di Pinggir Jalan
Peristiwa
10 jam yang lalu
Sepasang PNS Bukan Suami-Istri Pingsan Tanpa Busana dalam Mobil di Pinggir Jalan
2
Diberhentikan Tidak Sesuai Prosedur, Tiga Mantan Wali Jorong Gadut Agam Ini Ajukan Somasi
Pemerintahan
9 jam yang lalu
Diberhentikan Tidak Sesuai Prosedur, Tiga Mantan Wali Jorong Gadut Agam Ini Ajukan Somasi
3
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
GoNews Group
14 jam yang lalu
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
4
Dua Kakak Beradik di Sumbar Tewas Tertimbun Longsor Saat Tidur Nyenyak Jumat Dini Hari
Peristiwa
15 jam yang lalu
Dua Kakak Beradik di Sumbar Tewas Tertimbun Longsor Saat Tidur Nyenyak Jumat Dini Hari
5
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
Umum
19 jam yang lalu
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
6
Bisnisnya Hancur dan Dijauhi Tetangga, Keluarga Pasien yang Peti Jenazahnya Jatuh Minta Nama Baiknya Dipulihkan
Kesehatan
11 jam yang lalu
Bisnisnya Hancur dan Dijauhi Tetangga, Keluarga Pasien yang Peti Jenazahnya Jatuh Minta Nama Baiknya Dipulihkan
Loading...
Home  /   Berita  /   Peristiwa

Rp500 Juta Ditolak, Anggota DPRD Naikkan Sogokan kepada Korban Pemerkosaan Jadi Rp1 Miliar

Rp500 Juta Ditolak, Anggota DPRD Naikkan Sogokan kepada Korban Pemerkosaan Jadi Rp1 Miliar
Ilustrasi korban pemerkosaan. (int)
Kamis, 14 Mei 2020 08:45 WIB
GRESIK - Anggota DPRD Gresik, Jawa Timur, NH, menaikkan nilai sogokan kepada MD (16), gadis korban pemerkosaan, menjadi Rp1 miliar, setelah tawaran sebelumnya sebesar Rp500 juta ditolak.

Dikutip dari Kompas.com, kakak korban berinisial C, mengungkapkan, rumah kontrakannya kembali didatangi NH pada Jumat (1/5/2020) siang. NH kembali menawarkan iming-iming uang agar kasus pemerkosaan yang dilakukan temannya berinisial SG (50) terhadap MD tidak dilanjutkan ke proses hukum.

''Pak NH ke rumah saya sendiri menemui ibu. Malah dinaikkan Rp1 miliar kalo ibu mau, katanya adik saya akan diajak ke notaris. Katanya uang itu dari pelaku, tapi lewat Pak NH. Niatnya memberi solusi, bilangnya gitu,'' terangnya seperti dilansir dari Surya.co.id, Senin (11/5/2020).

Sementara itu, NH saat dikonfirmasi membenarkan informasi tersebut. Hal itu dilakukan atas inisiatifnya sendiri agar kasus pemerkosaan tersebut dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

''Semua ini karena bentuk keprihatinan saya terhadap keluarga korban MD supaya punya rumah sendiri dan bayinya punya masa depan. Saya lancang sendiri, tidak disuruh tersangka untuk menjanjikan seperti itu.Karena keluarga korban tidak setuju, saya juga tidak jadi menyampaikan ke keluarga tersangka,'' terangnya.

Meski demikian, pihaknya tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Sebab, sebelumnya kasus itu sudah dilaporkan oleh pihak keluarga korban kepada kepolisian.

Setelah upaya mediasi yang dilakukan tersebut tidak ada titik temu, ia mengaku sudah tidak melakukan komunikasi dengan pihak tersangka maupun keluarga korban.

Sebelumnya diberitakan, seorang gadis berusia 16 tahun di Gresik, Jawa Timur, berinisial MD menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan saudara ibunya, SG (50).

Pemerkosaan itu berlangsung selama satu tahun, sejak awal Maret 2019 hingga April 2020. Akibatnya, MD kini hamil 7 bulan.***

Editor : hasan b
Sumber : kompas.com
Kategori : Hukum, Peristiwa

Loading...
www www