Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ribuan Warga Ketapang Mengamuk, TKA China jadi Bulan-bulanan, Dipukuli dan Kabur ke Hutan
Hukum
20 jam yang lalu
Ribuan Warga Ketapang Mengamuk, TKA China jadi Bulan-bulanan, Dipukuli dan Kabur ke Hutan
2
Anggota Parlemen Prancis Kabur Saat Lihat Mahasiswi Cantik Berjilbab Ini Hadir di Ruang Pertemuan
Internasional
8 jam yang lalu
Anggota Parlemen Prancis Kabur Saat Lihat Mahasiswi Cantik Berjilbab Ini Hadir di Ruang Pertemuan
3
DPR Dorong Komitmen Pemerintah Bangun Transportasi Berbasil Rel
GoNews Group
23 jam yang lalu
DPR Dorong Komitmen Pemerintah Bangun Transportasi Berbasil Rel
4
Kongres FIFA Setujui Dua Amandemen Peraturan
GoNews Group
22 jam yang lalu
Kongres FIFA Setujui Dua Amandemen Peraturan
5
Aji Santoso Matangkan Servis Freekick dan Corner Kick
GoNews Group
23 jam yang lalu
Aji Santoso Matangkan Servis Freekick dan Corner Kick
6
Persik Kediri Masih Lemah Soal Keseimbangan Permainan
GoNews Group
23 jam yang lalu
Persik Kediri Masih Lemah Soal Keseimbangan Permainan
Home  /  Berita  /  Solok

Sakit Jantung, Seorang Warga PDP Asal Solok Meninggal Dunia

Sakit Jantung, Seorang Warga PDP Asal Solok Meninggal Dunia
Persiapan dan kondisi pemakaman jenazah GU di Nagari Gantung Ciri, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok. (Istimewa)
Minggu, 26 April 2020 21:05 WIB
AROSUKA - Seorang warga dengan status Pasien Dalam Pemantauan (PDP) berinisial GU (64) asal Jorong Markio, Nagari Gantung Ciri, Kecamatan Kubung Kabupaten Solok dinyatakan meninggal dunia pada Minggu sekitar pukul 05.30 WIB diduga kareba penyakit jantung namun tetap dikuburkan dengan protokol kesehatan Covid-19.

"Pasien GU meninggal di rumahnya setelah sempat dirawat pada Sabtu (25/4) pukul 09.00 WIB di RSU Mohammad Natsir dengan keluhan sakit jantung dan dari hasil rontgen tergambar ada bronko pneumoni," kata Juru Bicara Covid-19 Kabupaten Solok, Syofiar Syam di Arosuka, Minggu (26/4/2020).

Sebelumnya, pada Sabtu sore (25/4) sekitar pukul 16.30 WIB pasien dipulangkan paksa oleh keluarganya dari RSU Mohammad Natsir.

Ia menjelaskan pasien sebelumnya ada kontak dengan keluarga yang pulang dari Pekanbaru. Jadi untuk keselamatan jenazah GU diselenggarakan dengan pemakaman SOP Covid-19.

"Jenazah pasien GU akan dimakamkan siang ini di pemakaman Gantung Ciri," ujarnya.

Menurutnya, pasien GU sudah diambil sampel untuk tes Swab, namun sekarang belum keluar hasilnya. Menunggu hasil labor Unand.

Sebelumnya di Kabupaten Solok, sudah ada dua pasien positif Covid-19 berdasarkan hasil Swab tes Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand), yaitu Pasien berinisial S (77) berjenis kelamin laki-laki asal Nagari Surian, Kecamatan Pantai Cermin.

Dan satu lagi pasien Positif Covid-19 merupakan anak dari Pasien S, yaitu Mrz (35), dari Nagari Surian, Kecamatan Pantai Cermin. Pasien S (77) akhirnya terkonfirmasi meninggal dunia di RSUP M Djamil, Kota Padang, Selasa (21/4).

Sedangkan pasien Mrz menjalani isolasi mandiri di rumahnya karena tidak memiliki gejala batuk, sesak napas dan lainnya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:Antara
Kategori:Solok, Peristiwa

wwwwww