Home  /  Berita  /  Politik

Sengkarut Sembako untuk Korban Corona, Repdem Nilai Pemko Pekanbaru Amatir

Sengkarut Sembako untuk Korban Corona, Repdem Nilai Pemko Pekanbaru Amatir
Ketua Dewan Pimpinan Cabang, Relawan Perjuangan Demokrasi (DPC-Repdem) Kota Pekanbaru, Neldi Saputra bersama Masinton Pasaribu.(Istimewa)
Minggu, 26 April 2020 21:56 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
PEKANBARU - Ketua Dewan Pimpinan Cabang, Relawan Perjuangan Demokrasi (DPC-Repdem) Kota Pekanbaru, Neldi Saputra, menilai Pemerintah Kota (Pemko) setempat amatiran dan tidak mencontohkan standar hidup bersih kepada warganya.

Hal itu ia ungkapkan sehubungan dengan beredarnya foto para petugas menginjakan kaki mereka diatas tumpukan beras untuk dikemas dan nantinya akan dibagikan-bagikan kepada warga yang terdampak virus korona (COVID-19) di Kota Pekanbaru.

"Tidak manusiawi jika seperti itu cara Pemko Pekanbaru dalam mengemasnya, sudah seperti mengepak makan ternak, padahal itu untuk di konsumsi oleh warga, apakah dapat dipastikan itu steril bersih dan layak konsumsi " kritik Ombak, panggilan akrabnya, Minggu (26/4/2020).

Cara-cara demikian tegas Ombak, cara-cara amatiran dan terkesan sepele dengan warga yang akan menerima.

Selain itu juga tegasnya lagi, Pemko Pekanbaru tidak punya rasa empati kepada warga yang akan mengkonsumsi beras tersebut.

"Bertolak belakang dengan anjuran hidup bersih dan sehat ditengah wabah virus korona saat ini, sedangkan bantuan untuk makan warga saja dikemas layaknya panganan untuk hewan seperti itu" tegas dia.

Tidak hanya itu, Repdem, selaku organisasi sayap PDI Perjuangan mengecam kebijakan Pemko Pekanbaru yang meniadakan peran dari lingkup terkecil pemerintahan yakni Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) dalam menyalurkan bantuan tersebut.

"Ketua RT dan RW lebih mengerti warganya, mereka lebih tahu kondisi di lingkungan mereka, ini kok malah BUMD pula yang ikut bermain, jangan sampai hak rakyat itu justru jadi proyek, ingat itu, kami akan kawal sampai ke ranah hukum," tegas Ombak.

Dikatakan Ombak, Pemko Pekanbaru harus melakukan evaluasi semua kebijakan yang dibuat tersebut.

"Libatkan semua komponen masyarakat, RT, RW, berdayakan ! hak-hak warga diberikan jangan dikurangi, apalagi dijadikan proyek, memanusiakan manusialah, jangan sampai otak maling itu terjadi ditengah seluruh rakyat menderita," Ombak.

Sebelumnya beredar foto yang dimuat oleh beritariau.com, Beras Cadangan Pemerintah (CDP) yang akan didistribusikan ke warga terdampak Covid-19 oleh Pemko Pekanbaru. Saat akan dikemas beras-beras itu diinjak kaki.

Foto tersebut dipublikasi di dalam postingan yang diunggah akun FB Dayan Antam pada pada 20 April 2020 di laman Facebook 'Tagana Pekanbaru'. Para relawan berswafoto bersama dengan Kepala Dinas Sosial, Khairani, di dalam gedung yang berisi tumpukan Beras.

Bahkan Walikota Pekanbaru, Firdaus MT beserta Asisten I Pemko, Azwan, Kadis Sosial Khairani, Kadisperindag Ingot, Dirut Sarana Pangan Madani (SPM), Ade Putra Daulay dan Ketua PMB-RW Kota Pekanbaru, Anis Murzil, juga terlihat meninjau kegiatan packing CBP di pusat SPM Kota Pekanbaru.***

wwwwww