Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Satu Keluarga Perantau Tertular Covid-19 Saat Berada di Agam
Agam
15 jam yang lalu
Satu Keluarga Perantau Tertular Covid-19 Saat Berada di Agam
2
Ledakan di Lebanon Sebuah Serangan di Tengah Sulitnya Ekonomi?
GoNews Group
14 jam yang lalu
Ledakan di Lebanon Sebuah Serangan di Tengah Sulitnya Ekonomi?
3
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
Kesehatan
6 jam yang lalu
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
4
Pengangkatan Plt Direktur RSUD Pasaman Barat Diduga Langgar Aturan
Pasaman Barat
18 jam yang lalu
Pengangkatan Plt Direktur RSUD Pasaman Barat Diduga Langgar Aturan
5
Ombudsman Nilai Pengawasan Protokol Kesehatan di Sumbar Minim
Kesehatan
15 jam yang lalu
Ombudsman Nilai Pengawasan Protokol Kesehatan di Sumbar Minim
6
Pembangunan Pelabuhan Labuan Bajau dan Teluk Tapang Dilanjutkan 2021
Kepulauan Mentawai
16 jam yang lalu
Pembangunan Pelabuhan Labuan Bajau dan Teluk Tapang Dilanjutkan 2021
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

DPR Minta BNPT Optimalkan Fungsi Kontra Radikalisasi

DPR Minta BNPT Optimalkan Fungsi Kontra Radikalisasi
Ilustrasi Terorisme: Tirto
Jum'at, 22 November 2019 13:35 WIB
JAKARTA - Komisi III DPR RI mendesak Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) agar mengoptimalkan fungsi kontra radikalisasi dan deradikalisasi sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Tindak Pidana Terorisme.

"Komisi III DPR RI medesak Kepala BNPT untuk meningkatkan koordinasi dengan lembaga terkait untuk mengoptimalkan fungsi kontra radikalisasi dan deradikalisasi sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 tahun 2018 tentang Tindak Pidana Terorisme," kata Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Adies Kadir dalam rapat kerja dengan Kepala BNPT, Suhardi Alius di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Kamis (21/11/2019) kemarin.

Komisi III DPR RI juga, kata Adies, mendesak Kepala BNPT agar mengoptimalkan fungsi pencegahan penanggulangan terorisme. BNPT disarankan dengan sangat agar melakukan langkah-langkah antisipasi secara terus menerus yang dilandasi dengan prinsip perlindungan hak asasi manusia dan prinsip kehati-hatian sebagai upaya untuk mencegah paham radikal-terorisme.

Dalam raker tersebut, Komisi III DPR RI juga memberikan perhatian terhadap maraknya aksi radikal-terorisme melalui media sosial (medsos). Menurut Komisi III, medsos dikapitalisasi sebagai alat yang paling mudah dipergunakan oleh kelompok-kelompok teror.

"Oleh sebab itu, Komisi III medesak Kepala BNPT untuk melakukan langkah-langkah antisipatif, melalui kerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk dapat menelusuri dan mengungkap aksi teror melalui media sosial," kata Adies.***

Editor : Muhammad Dzulfiqar
Kategori : GoNews Group, Hukum, Politik

Loading...
www www