Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Waspadai Covid 19, Zohri Tiba di Jakarta, 12 Agustus 2020
GoNews Group
20 jam yang lalu
Waspadai Covid 19,  Zohri Tiba di Jakarta, 12 Agustus 2020
2
Erick Thohir, Presiden dan Ketua Satgas Covid-19 akan Tinjau Penyuntikan Vaksin Esok
GoNews Group
20 jam yang lalu
Erick Thohir, Presiden dan Ketua Satgas Covid-19 akan Tinjau Penyuntikan Vaksin Esok
3
BAZNAS Luncurkan Logo Peduli Covid-19
GoNews Group
21 jam yang lalu
BAZNAS Luncurkan Logo Peduli Covid-19
4
Percepat Pemulihan Ekonomi, Menaker Minta Subsidi Upah Digunakan untuk Ini...
GoNews Group
21 jam yang lalu
Percepat Pemulihan Ekonomi, Menaker Minta Subsidi Upah Digunakan untuk Ini...
5
Pegawai KPK jadi ASN Dipastikan Bukan Suatu Pelemahan
GoNews Group
21 jam yang lalu
Pegawai KPK jadi ASN Dipastikan Bukan Suatu Pelemahan
6
Pemain Persipura Tetap Jalani Virtual Trainning
GoNews Group
19 jam yang lalu
Pemain Persipura Tetap Jalani Virtual Trainning
Loading...
Home  /   Berita  /   Politik

Tokoh Papua: Isu Radikalisme untuk Tutupi Ekonomi yang Hancur

Tokoh Papua: Isu Radikalisme untuk Tutupi Ekonomi yang Hancur
Tokoh masyarakat Papua, Christ Wamea. (Istimewa)
Selasa, 29 Oktober 2019 09:03 WIB
JAKARTA - Tokoh masyarakat Papua, Christ Wamea, mengingatkan agar pemerintah tidak melulu ‘jualan’ isu radikalisme. Dirinya khawatir isu itu sengaja dimunculkan menutupi masalah yang jauh lebih besar.

Dia mengatakan, sejak pelantikan anggota Kabinet Indonesia Maju pada Rabu (2310) lalu hingga hari ini isu tersebut terus digulirkan. Bahkan isu radikalisme dibicarakan oleh semua anggota kabinet.

"Seakan-akan radikalisme menjadi momok di negeri ini. Padahal yang jadi momok adalah ekonomi yang hancur," kata Christ Wamea melalui laman resminya pada Ahad (27/10).

Presiden Jokowi menunjuk mantan wakil Panglima TNI Jenderal (Purn), Fachrul Razi, sebagai menteri agama di Kabinet Indonesia Maju. Ia meminta Fachrul Razi mengurus dan melakukan pencegahan radikalisme dalam jabatan barunya.

"Bapak Jenderal Fachrul Razi sebagai Menteri Agama," kata Jokowi saat mengumumkan susunan menteri kabinet sembari duduk di tangga Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Fachrul Razi, usai dilantik juga mengatakan bahwa ia sedang menyusun upaya-upaya menangkal radikalisme di Indonesia. Ia mengklaim Jokowi memilihnya sebagai Menag lantaran dianggap mampu menghadapi radikalisme.

“Saya berpikir mungkin beliau membayangkan juga bahwa belakangan ini potensi-potensi radikalisme cukup kuat sehingga beliau berpikir pasti pak Fachrul mungkin punya terobosan-terobosan lah dalam kaitan menangkal radikalisme ini,” katanya.***

Editor : Muslikhin Effendy
Sumber : EraMuslim
Kategori : Politik, Pemerintahan, Peristiwa, Umum, GoNews Group

Loading...
www www