Home >  Berita >  Peristiwa

Hindari Banjir di Badan Jalan, Wanita di Kampar Diseret Air Parit, Hilang 2 Jam

Hindari Banjir di Badan Jalan, Wanita di Kampar Diseret Air Parit, Hilang 2 Jam
Trotoar berlubang, tempat pertama kalinya korban diseret air parit.
Jum'at, 18 Oktober 2019 22:52 WIB
Penulis: Syawal Jose
BANGKINANG - Satu jam diguyur hujan lebat mengakibatkan beberapa wilayah di Kota Bangkinang mengalami kebanjiran, Jum'at (18/10/2019). Salah satunya kebanjiran ini adalah di Jalan Datuk Tabano.

Akibat banjir ini, seorang perempuan sekitar usia 45 tahun diseret air parit sejauh sekitar 30 meter karena ingin menghindari banjir di badan jalan.

Korban menghilang di dalam parit sekitar selama 2 jam. Saat ini sudah dibawa ke RSUD Bangkinang.

Salah seorang warga, Johan yang ikut serta mengangkat korban saat ditemukan, menyebutkan korban ini sebelumnya bersama suami dan anaknya hendak melewati jalan yang mengalami kebanjiran dengan menggunakan motor.

Namun karena airnya di badan jalan terlalu deras, wanita ini terpaksa turun dari motor yang diboncenginya. Dan lewat di trotoar.

"Korban diseret air parit karena trotoarnya berlubang. Korban sekitar usia 45 tahun ini diseret air parit sejauh sekitar 300 meter. Dan baru ditemukan setelah menghilang selama dua jam di dalam parit," kata Johan.

Dari pantauan GoRiau.com, tampak ratusan warga melihat tempat korban diseret air parit ini. ***

Kategori : Peristiwa, GoNews Group

Loading...
www www