Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Polisi Tangkap Wali Nagari Diduga Pelaku Tambang Ilegal di Dharmasraya
Dharmasraya
12 jam yang lalu
Polisi Tangkap Wali Nagari Diduga Pelaku Tambang Ilegal di Dharmasraya
2
Sehari Sebelumnya tak Dibelikan Paket Internet, Esoknya Pemuda di Solsel Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar
Peristiwa
12 jam yang lalu
Sehari Sebelumnya tak Dibelikan Paket Internet, Esoknya Pemuda di Solsel Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar
3
Melihat National Geographic 'Berburu' Kuliner Minang yang Bikin Rendang Semakin Mendunia
Peristiwa
5 jam yang lalu
Melihat National Geographic Berburu Kuliner Minang yang Bikin Rendang Semakin Mendunia
4
Sisa 20 Hari Tentukan RUU HIP, Bamsoet: Bola Ada di Tangan Pemerintah
Politik
4 jam yang lalu
Sisa 20 Hari Tentukan RUU HIP, Bamsoet: Bola Ada di Tangan Pemerintah
5
Sultan Najamudin: Jangan Cuma Paket Pelatihan, Hentikan Program Kartu Prakerja
Politik
9 jam yang lalu
Sultan Najamudin: Jangan Cuma Paket Pelatihan, Hentikan Program Kartu Prakerja
6
Pemda Solok Selatan Hapus Aset 'Medan Nan Bapaneh' untuk RTH Seribu Rumah Gadang
Solok Selatan
4 jam yang lalu
Pemda Solok Selatan Hapus Aset Medan Nan Bapaneh untuk RTH Seribu Rumah Gadang
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Meski Tak Ada Aksi Demo, Polisi Tetap Siagakan 5.500 Personel di Gedung MPR

Meski Tak Ada Aksi Demo, Polisi Tetap Siagakan 5.500 Personel di Gedung MPR
Senin, 14 Oktober 2019 15:45 WIB
JAKARTA - Aksi unjuk rasa kembali digelar di Gedung DPR/MPR pada Senin (14/10) ini. Namun, aksi demo yang digelar mahasiswa ini tanpa ada pemberitahuan ke pihak kepolisian.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, meski tanpa pemberitahuan, pihaknya sudah mendeteksi akan adanya aksi demo. Kepolisian pun menerjunkan ribuan personel gabungan guna melakukan antisipasi.

"Untuk pemberitahuan belum ada. Namun kami tetap menerjunkan 5.500 personel gabungan yang dipersiapkan untuk mengantisipasi adanya aksi unjuk rasa," kata Argo.

Perwira menengah ini menerangkan, sebanyak 5.500 personel gabungan yang diterjunkan itu terdiri dari unsur Polri, TNI, serta unsur aparat keamanan dari Pemprov DKI Jakarta.

Selain itu, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya juga sudah melakukan penutupan di sekitar Gedung DPR dalam mengantisipasi aksi unjuk rasa.

"Penutupan sejak pukul 05.00 pagi tadi, namun untuk jalur Bus TransJakarta masih dibuka," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Nasir saat dikonfirmasi, Senin (14/10).

Polda Metro Jaya juga sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar Gedung DPR untuk mencegah penumpukan kendaraan akibat penutupan jalan. Dikatakan Nasir, pihaknya menerjurkan sebanyak 315 personel polisi lalu lintas untuk pengaturan arus lalu lintas.

"Kami libatkan 315 personel polisi lalu lintas (polantas) untuk penjagaan di sekitar lokasi penutupan," ujarnya.***

Editor : Muslikhin Effendy
Sumber : JPNN.Com
Kategori : GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, Politik

Loading...
www www