Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ungkap Korupsi Dana Covid19, KPK: Hanya Persoalan Waktu bagi Kami
GoNews Group
23 jam yang lalu
Ungkap Korupsi Dana Covid19, KPK: Hanya Persoalan Waktu bagi Kami
2
Jadi Ambasador University Leipzig, Nurul Sa'adah: Ayo Dapatkan Beasiswa di Luar Negeri
GoNews Group
20 jam yang lalu
Jadi Ambasador University Leipzig, Nurul Saadah: Ayo Dapatkan Beasiswa di Luar Negeri
3
Biarkan Ibu Melahirkan di Depan Rumahnya dan Pungut Bayaran Rp800.000, Izin Praktik Bidan SF Dicabut
Peristiwa
4 jam yang lalu
Biarkan Ibu Melahirkan di Depan Rumahnya dan Pungut Bayaran Rp800.000, Izin Praktik Bidan SF Dicabut
4
Klaster Baru Covid-19 di Gontor 2, Gus Jazil: Harusnya Rapid Test Santri Digaritaskan
Politik
22 jam yang lalu
Klaster Baru Covid-19 di Gontor 2, Gus Jazil: Harusnya Rapid Test Santri Digaritaskan
5
Kuasa Hukum Wahyu Setiawan Desak KPK Hadirkan Gubernur Papua Barat ke Persidangan
Peristiwa
22 jam yang lalu
Kuasa Hukum Wahyu Setiawan Desak KPK Hadirkan Gubernur Papua Barat ke Persidangan
6
Timnas U 16 Indonesia Sudah Terbiasa Latihan dengan Protokol Kesehatan
GoNews Group
23 jam yang lalu
Timnas U 16 Indonesia Sudah Terbiasa Latihan dengan Protokol Kesehatan
Loading...
Home  /   Berita  /   Pemerintahan

Baru Saja, Gempa Tektonik M3.0 Guncang Ambon

Baru Saja, Gempa Tektonik M3.0 Guncang Ambon
Ilustrasi Gempa. (istimewa)
Sabtu, 17 Agustus 2019 21:41 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Gempa tektonik M3.0 mengguncang Kota Ambon pada pukul 21.27 WIT, Sabtu (17/8/2019).

Informasi tersebut didapat GoNews.co dari Kepala Stasiun Geofisika Ambon, Sunardi, S.Kom.

"Hasil analisis BMKG menunjukan gempabumi ini memiliki kekuatan M=3.0. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 3.74 LS dan 128.37 BT, atau tepatnya berlokasi di laut 23 km Timur Ambon pada kedalaman 10 km," ujarnya.

Dari penilitian lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar lokal.

"Dampak gempabumi berdasarkan informasi dari masyarakat dirasakan di Ambon II MMI. Di daerah tersebut, guncangan gempabumi dirasakan oleh beberapa orang," tandasnya.

Hingga saat ini, belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.

"Namun dapat kita pastikan, gempabumi ini tidak berpotensi tsunami," tegasnya.

Hingga pukul 21:37 WIT, hasil monitoring BMKG belum menunjukan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

"Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, serta menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa," imbaunya.

Dan yang terakhir, masyarakat diminta untuk memeriksa dan memastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah.

"Yang terakhir, pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg," pungkasnya.***


Loading...
www www