Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Awalnya Nantang Netizen, Kini Denny Siregar Nuntut Telkomsel gegara Data Pribadinya Tersebar
Politik
14 jam yang lalu
Awalnya Nantang Netizen, Kini Denny Siregar Nuntut Telkomsel gegara Data Pribadinya Tersebar
2
Kalaupun Minta Maaf, Polisi Akan Tetap Proses Hukum Denny Siregar
GoNews Group
5 jam yang lalu
Kalaupun Minta Maaf, Polisi Akan Tetap Proses Hukum Denny Siregar
3
Anas Nasikhin: Debat Adian Vs Erick Tohir, Gak level
Pemerintahan
10 jam yang lalu
Anas Nasikhin: Debat Adian Vs Erick Tohir, Gak level
4
Soal Kalung Corona Kementan, Ahli Epidemologi: Kecap dan Cuka juga Bisa Bunuh Virus, Tapi Jangan Sembarang Klaim
Kesehatan
14 jam yang lalu
Soal Kalung Corona Kementan, Ahli Epidemologi: Kecap dan Cuka juga Bisa Bunuh Virus, Tapi Jangan Sembarang Klaim
5
Sherina Anggap Kalung Anti Corona Takhayul, Semoga Nyawa Tidak Melayang
Kesehatan
14 jam yang lalu
Sherina Anggap Kalung Anti Corona Takhayul, Semoga Nyawa Tidak Melayang
6
Tok! Timja Pimpinan DPD RI Rekomendasikan Tolak RUU HIP
Politik
12 jam yang lalu
Tok! Timja Pimpinan DPD RI Rekomendasikan Tolak RUU HIP
Loading...
Home  /   Berita  /   Pemerintahan

OTT, KPK Tangkap 11 Orang Terkait Impor Bawang Putih

OTT, KPK Tangkap 11 Orang Terkait Impor Bawang Putih
Kamis, 08 Agustus 2019 08:49 WIB
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap 11 orang di DKI Jakarta diduga terkait impor bawang putih.

Ketua KPK Agus Rahardjo membenarkan soal OTT tersebut. OTT dilakukan pada Rabu (7/8) malam sekitar pukul 21.30 WIB.

"Betul tadi malam mulai jam 21.30 WIB ada giat di Jakarta 11 orang sudah diamankan di Gedung KPK," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (8/8).

Agus mengatakan KPK memiliki waktu 24 jam terkait penetapan status tersangka kepada 11 orang tersebut.

"KPK mempunyai waktu 24 jam untuk menentukan status mereka yang terkait," tuturnya.

Sementara itu Juru Bicara KPK Febri mengatakan 11 orang tersebut ditangkap diduga berkaitan dengan impor bawang putih.

"Diduga terkait impor bawang putih," tuturnya.***

Editor : Muslikhin Effendy
Kategori : Pemerintahan, Hukum, Peristiwa, GoNews Group

Loading...
www www