Buwas hingga Grace Natalie Mengaku Siap Jadi Menteri Jokowi

Buwas hingga Grace Natalie Mengaku Siap Jadi Menteri Jokowi
Selasa, 23 Juli 2019 14:24 WIB
JAKARTA - Presiden terpilih Jokowi tengah menggodok nama-nama calon menteri yang bakal mengisi Kabinet Kerja Jilid II. Sejumlah nama tokoh tersohor disebut-sebut masuk jajaran pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin.

Beberapa nama telah menyatakan siap menjadi menteri, namun dengan beberapa catatan salah satunya jika langsung diminta oleh Presiden Jokowi. Berikut ini nama-nama yang siap menjadi menteri Jokowi:

1. Jika Diminta, Budi Waseso Siap Masuk Kabinet Jokowi

Salah satu nama yang disebut-sebut masuk jajaran kabinet Jokowi yakni Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso alias Buwas. Budi Waseso mengaku tidak terlalu berharap jabatan menteri karena tugasnya saat ini cukup besar mengurusi masalah beras dan pramuka. Namun begitu, jika tawaran itu memang datang, Budi Waseso harus siap menerima perintah sebagai abdi negara.

"Artinya kalau abdi itu kalau diperintah pasti harus siap. Soal nilai, hasil, nantikan dinilai sama yang menggunakan, itu saja. Jadi bukan keinginan. Karena abdi itu mimpi saja tidak boleh apalagi ingin, apalagi berharap, meminta itu pantang buat seorang abdi negara, itulah pengabdian sebenarnya," jelas Budi Waseso.

2. Grace Natalie: Kita Siap Untuk Bertempur

Selanjutnya, ada Ketua Umum PSI Grace Natalie yang diisukan masuk dalam kabinet kerja jilid II Jokowi. Grace mengatakan siap jika dirinya ditunjuk sebagai menteri Jokowi. Namun Grace menegaskan jika keputusan nama-nama menteri hak Presiden Jokowi.

"Kami berserah penuh kepada kebijaksanaan Pak Jokowi, kalau dirasa bisa menjalankan, ya silakan, kalau tidak bisa jangan dipakai, beliau ini tinggal satu periode lagi lho tapi dari kita mendukung beliau, kita sudah siap untuk bertempur," ujar Grace seperti dilansir Antara.

3. AHY Siap Jika Diminta Jadi Menteri Jokowi

Kemudian, ada nama Ketua Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) diisukan menjadi calon menteri muda untuk kabinet Jokowi. AHY menyatakan kesiapannya jika memang sumbangsihnya dibutuhkan pemerintah untuk kepentingan rakyat.

"Saya tidak ingin berandai-andai, saya memang banyak mendengar spekulasi yang beredar di media massa dan media sosial. Saya merasa apapun peran saya nantinya, jika rakyat dan negara membutuhkan kontribusi dari generasi muda, kita semua harus siap," kata AHY di Jakarta, seperti dilansir Antara, Jumat (19/7).

AHY mengatakan setiap pemuda harus bisa melengkapi diri dengan pengetahuan, wawasan dan kepedulian agar dapat memberikan yang terbaik bagi Indonesia. AHY mengaku telah melengkapi diri dengan sebaik-baiknya.

"Kita tidak tahu apakah ada tugas tertentu. Bagi saya dalam peran apapun, harus bisa berkontribusi secara positif," kata dia.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Merdeka.com
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, Politik

wwwwww