Home > Berita > Umum

Ini Penjelasan Lion Air Soal Tiket Jakarta-Pekanbaru Tembus Rp 6,6 Juta

Ini Penjelasan Lion Air Soal Tiket Jakarta-Pekanbaru Tembus Rp 6,6 Juta
Ilustrasi. (Net)
Kamis, 30 Mei 2019 18:48 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Maskapai penerbangan Lion Air memberikan klarifikasi terkait ongkos penerbangan rute Soekarno-Hatta - Pekanbaru yang mencapai Rp 6,6 juta satu kali jalan (one way) periode perjalanan Minggu, 2 Juni 2019 yang beredar di publik.

"Lion Air tidak menjual yang melebihi batas atas/ maksimum atau masih berada di bawah koridor tarif batas atas layanan kelas ekonomi domestik," kata Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan tertulisnya, Kamis (30/5).

Ia menjelaskan, besaran tarif tiket atau harga jual yang dijalankan Lion Air telah sesuai dengan aturan regulator. Ada dua sektor yang menjadi landasan Lion Air dalam menentukan tiket Soekarno-Hatta - Pekanbaru.

Pertama, Batik Air kelas bisnis dari Bandara Soekarno-Hatta ke Bandara Kualanamu, Sumatera Utara (KNO) Rp 5.656.000.

"Kemudian Lion Air kelas ekonomi dari Bandar Udara Internasional Kualanamu ke Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru (PKU) Rp 955.300," imbuhnya.

Dalam menentukan tarif penumpang pelayanan kelas ekonomi domestik, Lion Air mengaku sudah menghitung dan memberlakukan secara bijak sesuai kelompok layanan maskapai.

Batik Air menyediakan konsep layanan premium atau full service airlines dengan pesawat jet, sedangkan layanan standar minimum diberikan oleh Lion Air dengan pesawat jet.

Untuk harga jual tiket penerbangan yang dijual merupakan implementasi penggabungan beberapa komponen menjadi kesatuan harga tiket pesawat.

Biaya tiket sekali jalan (one way) untuk penerbangan langsung terdiri dari komponen tarif dasar menurut jarak, pajak dengan kisaran 10 persen dari harga dasar tiket dan iuran wajib asuransi.

"Passenger Service Charge (PSC) atau airport tax dimasukkan langsung dalam biaya tiket pesawat. Besarnya berbeda-beda sesuai dengan bandar udara di masing-masing kota," tandasnya.***


wwwwww