Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Terkait Skandal Djoko Tjandra, Kejagung Tangkap Jaksa Pinangki Selasa Malam
Nasional
23 jam yang lalu
Terkait Skandal Djoko Tjandra, Kejagung Tangkap Jaksa Pinangki Selasa Malam
2
Usai Disetubuhi, Tabrani Bunuh dan Bakar Istrinya, Hasanah, Ini Penyebabnya
Peristiwa
22 jam yang lalu
Usai Disetubuhi, Tabrani Bunuh dan Bakar Istrinya, Hasanah, Ini Penyebabnya
3
Jaksa Pinangki Diduga Terima Suap dari Djoko Tjandra Rp7 Miliar
Nasional
23 jam yang lalu
Jaksa Pinangki Diduga Terima Suap dari Djoko Tjandra Rp7 Miliar
4
Minta Turunkan Biaya Penyebrangan Antar Pulau Jawa dan Sumatra, SPASI Surati Presiden
Pemerintahan
18 jam yang lalu
Minta Turunkan Biaya Penyebrangan Antar Pulau Jawa dan Sumatra, SPASI Surati Presiden
5
Pendaftaran Wartawan Peliput PON XX Papua Diperpanjang
GoNews Group
15 jam yang lalu
Pendaftaran Wartawan Peliput PON XX Papua Diperpanjang
6
Pendiri Arema Bilang Arema FC Klub Rakyat
GoNews Group
12 jam yang lalu
Pendiri Arema Bilang Arema FC Klub Rakyat
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

KAHMI Desak Wiranto dan Tito Sanksi Oknum Brimob yang Terbukti Salah di Aksi 22 Mei

KAHMI Desak Wiranto dan Tito Sanksi Oknum Brimob yang Terbukti Salah di Aksi 22 Mei
Ilustrasi. (NET)
Senin, 27 Mei 2019 18:28 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Selain mengutuk keras aksi kekerasan oknum Brimob yang mengakibatkan kemantian, Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) juga mendesak KOMNAS HAM mengusut tragedi aksi unuk rasa di depan gedung Bawaslu RI pada 21-22 Mei lalu.

Tidak hanya itu, KAHMI juga mendesak Menkopolhukam dan Kapolri agar segera memproses dan memberi sangsi tegas terhadap oknum aparat kepolisian yang telah bersikap over acting dan tidak disiplin dalam menangani Aksi Damai, sehingga mengakibatkan jatuhnya banyak korban jiwa.

Berikut Pernyataan Sikap MN KAHMI terkait Tragedi Kemanusiaan saat Aksi 21-22 Mei 2019 di Depan Gedung Bawaslu:

Assalamualaikum Wr.Wb.

Dengan senantiasa mengharap ridho Allah SWT, setelah mencermati perkembangan situasi politik pasca Aksi Damai 21 - 22 Mei 2019 yang telah menelan banyak korban jiwa dan lukaluka yang sampai saat ini masih dirawat di Rumah Sakit, Majelis Nasional Kahmi menyampaikan  pernyataan sikap  sebagai berikut :
 
1. Mengutuk keras aksi kerusuhan dan kekerasan yang telah mengakibatkan korban baik meninggal maupun luka-luka dan kerugian materi pada saat penyampaian aspirasi di depan gedung Bawaslu RI.
 
2. Mendesak aparat penegak untuk mengusut tuntas pihak pihak yang terlibat dalam kerusuhan, termasuk aktor intelektual yang menjadi dalang dalam kerusuhan tersebut. Semua aktor intelektual dan pihak yang mendanai kerusuhan tersebut harus diproses secara tangkas, transparan dan berkeadilan sesuai hukum yang berlaku.
 
3. Mendesak Komnas HAM utk melakukan investigasi secara komprehensif terhadap pihak-pihak yang  melakukan kekerasan terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan pelanggaran HAM, serta segera mengambil sikap dan langkah proaktif untuk membela dan menegakkan HAM.
 
4. Mendesak Presiden RI untuk membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta yang beranggotakan  akademisi dan tokoh-tokoh masyarakat yang independen dan berintegritas guna mengungkap fakta dan bukti serta merekomendasikan langkahlangkah penanganannya demi tegaknya hukum dan perlindungan HAM.
 
5. Meminta para elite politik, tokoh masyarakat dan para korlap kegiatan Aksi Damai untuk lebih selektif, cermat dan senantiasa waspada agar tidak mudah disusupi oknum-oknum perusak/penyerang yang tidak bertanggung jawab, yang menodai/ menciderai Aksi Damai yang menuntut hasil pilpres yang jujur dan adil.  
 
6. Mendesak Menkopolhukam dan Kapolri agar segera memproses dan memberi sangsi tegas terhadap oknum aparat kepolisian yang telah bersikap over acting dan tidak disiplin dalam menangani Aksi Damai, sehingga mengakibatkan jatuhnya banyak korban jiwa.
 
7. Menghimbau kepada seluruh pimpinan media massa agar lebih obyektif dan berimbang dalam menyajikan berita, terutama dalam menyampai realitas yang sebenarnya tentang korban jiwa dan faktor-faktor yang menyebabkannya.
 
8. Menginstruksikan kepada seluruh pimpinan KAHMI disemua level kepemimpinan ( Majelis Wilayah dan Majelis Daerah) untuk mencermati perkembangan situasi di daerah masing-masing dan mengambil langkah-langkah proaktif yg diperlukan utk memperkuat sinergitas dan kemitraan strategis dengan segenap elemen masyarakat di daerah. Hal ini penting agar peran strategis dan solutif hadir untuk menyelesaikan permasalahan bangsa.
 
Demikian pernyataan sikap ini disampaikan, semoga Allah SWT memberikan bimbingan dan petunjuknya kepada segenap pemimpin bangsa dalam mengemban amanah.
 
Billahi Taufiq wal Hidayah Wassalamu’alaikum Wr. Wb.***


Loading...
www www