Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Amerika Chaos, MPR Minta KBRI Lindungi WNI
GoNews Group
17 jam yang lalu
Amerika Chaos, MPR Minta KBRI Lindungi WNI
2
Kapolres: Hasil Swab Personel Polres Sijunjung Negatif Covid-19
Sijunjung
18 jam yang lalu
Kapolres: Hasil Swab Personel Polres Sijunjung Negatif Covid-19
3
Polisi Panggil Sejumlah Saksi Dugaan Pencemaran Nama Baik Ketua KPU Sumbar
Sumatera Barat
18 jam yang lalu
Polisi Panggil Sejumlah Saksi Dugaan Pencemaran Nama Baik Ketua KPU Sumbar
4
Basarah: Tunda Dulu New Normal di Sektor Pendidikan
Politik
19 jam yang lalu
Basarah: Tunda Dulu New Normal di Sektor Pendidikan
5
Ingin Wujudkan Indonesia Sejahtera? Kuncinya Kata PKS: Amalkan Pancasila
Politik
16 jam yang lalu
Ingin Wujudkan Indonesia Sejahtera? Kuncinya Kata PKS: Amalkan Pancasila
6
Bertambah 467, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air Hampir 27 Ribu
Kesehatan
16 jam yang lalu
Bertambah 467, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air Hampir 27 Ribu
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group
Sepakbola Piala Presiden 2019

Teco Sesalkan Insiden Pemukulan Pelatih Semen Padang FC

Teco Sesalkan Insiden Pemukulan Pelatih Semen Padang FC
Rabu, 13 Maret 2019 01:10 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BEKASIPelatih Bali United FC, Stefano Cuggura "Teco" menyesalkan insiden pemukulan terhadap Pelatih Semen Padang FC Syafrianto Rusli oleh pendukung Kabau Sirah setelah pertandingan di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi pada Senin (11/3/2019) malam.

Di laga kedua babak penyisihan Grup B Piala Presiden itu, Semen Padang FC kalah 1-2 dari Bali United. Kekalahan itu memastikan kalau tim asal Sumatera Barat tersebut gagal lolos ke babak delapan besar.

"Saya lihat dua tim sudah kerja keras, saya pikir suporter harusnya apresiasi, jadi saya lihat suporter sangat buruk buat sepak bola Indonesia, karena setelah pertandingan ada suporter masuk ke lapangan pertandingan buat pukul pelatih tim sana," kata Teco dalam jumpa pers usai pertandingan.

Usai pertandingan sejumlah soporter Semen Padang merangsek ke dalam lapangan. Bahkan, terlihat ada yang berupaya memukul mantan pelatih PSPS Pekanbaru, Kepulauan Riau tersebut.

"Di sepak bola suporter harus tahu hasil akhir bisa menang bisa kalah, apapaun hasil di sepak bola, suporter harus terima. Kenapa? ini sepak bola seportif, contoh (pemukulan) seperti ini buat indonesia sangat buruk," kata pelatih asal Brasil ini.

Teco mengatakan, suporter semestinya berada di tribun penonton. Apapun yang dilakukan di tribun tak masalah asal tidak melanggar ketentuan.

"Di atas sana kamu boleh teriak apapun, kamu sudah bayar beli tiket. Kamu boleh teriak apa-apa, sangat bagus tidak ada masalah. Tapi hari ini suporter masuk ke lapangan, dia pukul pelatih, saya lihat sendiri," katanya. 

Kategori : GoNews Group, Olahraga

Loading...
www www