DPC Demokrat Padang Kirim Nama Syafarudin Sebagai PAW Usman Ismail ke KPU Padang

DPC Demokrat Padang Kirim Nama Syafarudin Sebagai PAW Usman Ismail ke KPU Padang
Ketua DPC Partai Demokrat Padang Januardi Sumka (kiri) bersama Ketua Fraksi Demokrat DPRD Padang, Yulisman.
Kamis, 25 Januari 2018 03:15 WIB
PADANG - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Padang, Januardi Sumka menyebut pihaknya telah mengirimkan nama Syafarudin ke DPD Demokrat Sumbar sebagai pergantian antar waktu (PAW) kadernya di DPRD Padang, Usman Ismail. Selain ke DPD Demokrat Sumbar, nama Syafarudin juga sudah dikirim ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang.

"DPC Demokrat Padang mengikuti mekanisme yang ada yakni suara terbanyak. Kebetulan untuk Dapil Kuranji-Pauh, nama Pak Syafarudin peraih suara terbanyak dibawah Usman Ismail pada pileg 2014 lalu. Maka kami mengirimkan nama Pak Syafarudin," jelas Januardi ketika dihubungi melalui selulernya, Rabu (24/1/2018).

Dijelaskan Januardi, Demokrat tidak mau memperlambat proses PAW kadernya. Sebab, menurut putra Pariaman ini, kekurangan satu anggota fraksi di parlemen Kota Padang mempengaruhi kebijakan partai dalam mengambil keputusan politik.

Dalam pengajuan PAW tersebut, Januardi  mengklaim sudah sesuai dengan prosedur dan aturan partai. Sehingga tidak akan ada masalah atau memperlambat prosesnya. Selain itu dia juga melakukan komunikasi dengan DPRD terkait dengan rencana PAW tersebut.

Seperti diketahui,  Usman Ismail  sebelumnya, meninggal dunia  karena sakit pada Jumat (12/1) di RS M. Jamil Padang di usia 51 tahun. Pria yang akrab dipanggil BU (bang Usman ) ini merupakan anggota DPRD Padang 2 periode, yakni  2009 – 2014 dan 2014 – 2019.

Salah satu kader terbaik Partai Demokrat yang dipimpin oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini merupakan caleg incumbent di dapil II (Pauh Kuranji). Pada priode itu  hanya Usman Ismail Caleg caleg dari Partai  Demokrat yang mampu meraih suara terbanyak dengan perolehan suara sekitar 1.891 suara.

Terpisah, Ketua DPRD  Kota Padang  Elly Thrisyanti  menyebutkan sampai saat ini pihaknya belum ada menerima usulan PAW  anggota DPRD yang meninggal tersebut dari partai yang bersangkutan.

“Surat usulan PAW Usman Ismail belum diterima. Pengusulan PAW wewenang Partai Demokrat. Sementara DPRD hanya melaksanakan kewajiban. Kalau nanti pengusulannya sudah ada, selaku Ketua DPRD  pihaknya  untuk melaksankannya,” paparnya. (***)

Editor : Agib Noerman
Kategori : GoNews Group, Politik, Padang

Loading...
www www