Home >  Berita >  Hukum

Akibat Berkata Kasar, Ketua BK DPRD Padang Berurusan dengan Hukum

Akibat Berkata Kasar, Ketua BK DPRD Padang Berurusan dengan Hukum
Wakil Ketua DPRD Padang, Wahyu Iramana Putra ketika memberikan keterngan dihadapan penyidik Polresta Padang.
Kamis, 04 Januari 2018 18:34 WIB
PADANG -  Sikap arogan Amril Amin, Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Padang akhirnya berujung ke ranah hukum. Politisi Partai Amanat Nasional ini dilaporkan Wahyu Iramana Putra, Wakil Ketua DPRD Padang ke Polresta Padang dengan dugaan pasal penghinaan dan perbuatan tidak menyenangkan.

Kamis (4/1/2018), sekitar pukul 12.00 WIB mendatangi Polresta Padang. Selanjutnya, masuk ke ruang penyidik kejahatan dan kekerasan (Jatanras) untuk membuat laporan polisi. Hampir satu jam Wahyu Iramana Putra berada di ruang penyidik Jatanras hingga melanjut ke ruangan Reskrim Polresta Padang.

Dengan laporan polisi nomor LP/24/K/I/2018/SPKT Unit I tertanggal 4 Januari. Laporan penghinaan dan perbuatan tidak menyenangkan.

Usai diperiksa penyidik, kepada wartawan Wahyu menjelaskan kejadian berawal sekitar pukul 10.00 WIB ketika di lobi.

"Seperti biasa saya menyapa dia dengan panggilan akrab Aciak. Entah kenapa, dia mendekati saya dan berkata kasar. Bahkan, dia mendorong saya," tegas Wahyu sambil menjelaskan latar belakang dirinya melapor ke Polresta.

Meski tau Aciak Amin sedang emosi, sebut Wahyu, dirinya beusaha sabar dan menanyakan apa persoalannya.

"Selanjutnya, sambil membuka baju, dia mengajak saya untuk berkelahi," tambah Wahyu.

Menurut Wahyu, kuat dugaan emosi Aciak Amin dipicu oleh rencana pergantian pimpinan alat kelengkapan dewan (AKD) di DPRD Padang.untuk masa tugas 2018.

"Kabarnya kemarin, ada juga pimpinan DPRD Padang yang dibentak oleh Amril Amin," ungkap politisi Golkar ini.

Sejauh ini, Amril Amin belum mau berkomentar terkait persoalan ini. Bahkan, ada kesan anggota dewan dari dapil Padang Timur-Padang Selatan ini menghindar dari pertanyaan wartawan.(***)

Editor : Agib Noerman
Kategori : Hukum, Politik, GoNews Group, Padang

Loading...
www www