Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Yemmelia: Pilkada Bukan Ajang Balas Sakit Hati
Bukittinggi
23 jam yang lalu
Yemmelia: Pilkada Bukan Ajang Balas Sakit Hati
2
Jokowi dan Menteri Tak Pakai Masker Saat Rapat Penanganan Covid-19, Begini Penjelasan Kepala Setpres
Nasional
24 jam yang lalu
Jokowi dan Menteri Tak Pakai Masker Saat Rapat Penanganan Covid-19, Begini Penjelasan Kepala Setpres
3
Satu Keluarga Perantau Tertular Covid-19 Saat Berada di Agam
Agam
12 jam yang lalu
Satu Keluarga Perantau Tertular Covid-19 Saat Berada di Agam
4
Ledakan di Lebanon Sebuah Serangan di Tengah Sulitnya Ekonomi?
GoNews Group
11 jam yang lalu
Ledakan di Lebanon Sebuah Serangan di Tengah Sulitnya Ekonomi?
5
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
Kesehatan
3 jam yang lalu
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
6
Pengangkatan Plt Direktur RSUD Pasaman Barat Diduga Langgar Aturan
Pasaman Barat
16 jam yang lalu
Pengangkatan Plt Direktur RSUD Pasaman Barat Diduga Langgar Aturan
Loading...
Home  /   Berita  /   Peristiwa

Derita Gangguan Jiwa, Seorang Ibu di Canduang Agam Ini Pukul Anak Kandungnya Hingga Tewas

Derita Gangguan Jiwa, Seorang Ibu di Canduang Agam Ini Pukul Anak Kandungnya Hingga Tewas
Diduga alami gangguan jiwa, seorang ibu di Canduang, Agam habisi anaknya sendiri, Kamis 9 November 2017, sekira pukul 05.00 WIB.
Kamis, 09 November 2017 20:01 WIB
Penulis: jontra
AGAM - Warga Koto Laweh, Canduang, Agam, dikejutkan dengan ditemukannya seorang perempuan bernama Laspitri (30) dalam keadaan tewas berlumuran darah di rumahnya, Kamis 9 November 2017, sekira pukul 05.00 WIB.

Pelakunya diduga adalah ibu kandung korban sendiri, Kartini (65) yang kemudian diketahui mengalami gangguan kejiwaan.

Terkait hal itu, Kapolres Bukittinggi, AKBP Arly Jember Jumhana, SIK, MH melalui Kapolsek IV Angkat Candung AKP Hendra Restuadi menjelaskan kronologis kejadian yang membuat warga Koto Laweh, Canduang gempar tersebut.

"Diduga terjadi pertengkaran antara korban dengan pelaku di dalam rumah mereka," ujar Kapolsek.

"Pelaku mengalami gangguan jiwa, sebab yang bersangkutan pernah dirawat di RS Jiwa Gadut Padang dan saat ini sedang rawat jalan, kemudian pelaku memukul kepala korban dengan cangkul hingga korban meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP), " terangnya.

Dikatakan juga oleh Hendra Restuadi, menurut keterangan Dokter yang melakukan olah TKP, korban mengalami luka sayat, luka memar, luka lebam dan retak pada rahang kiri bawah, terangnya.

Pihak kepolisian juga tengah meminta keterangan beberapa orang saksi untuk mengungkap penyebab terjadinya peristiwa ini. (*") 


Loading...
www www