Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Demo terkait Covid-19 di Jerman Memakan Korban
Peristiwa
18 jam yang lalu
Demo terkait Covid-19 di Jerman Memakan Korban
2
Pesisir Selatan Kini Miliki Tiga Kampus Nagari
Pesisir Selatan
6 jam yang lalu
Pesisir Selatan Kini Miliki Tiga Kampus Nagari
3
Bikin Video Prank Daging Kurban Isi Sampah, 2 Warga Palembang Diancam Hukuman 10 Tahun Penjara
Ekonomi
7 jam yang lalu
Bikin Video Prank Daging Kurban Isi Sampah, 2 Warga Palembang Diancam Hukuman 10 Tahun Penjara
4
Heboh Daging Kurban Bergerak Sendiri, Begini Penjelasan Direktur Halal Research Center UGM
GoNews Group
14 jam yang lalu
Heboh Daging Kurban Bergerak Sendiri, Begini Penjelasan Direktur Halal Research Center UGM
5
Toyota Astra Recall 36.000 Alphard, Innova, Fortuner, Corolla, Cruiser dan Hilux, Ini Masalahnya
GoNews Group
7 jam yang lalu
Toyota Astra Recall 36.000 Alphard, Innova, Fortuner, Corolla, Cruiser dan Hilux, Ini Masalahnya
6
AS Borong 300 Juta Dosis Vaksin Covid-19
Internasional
17 jam yang lalu
AS Borong 300 Juta Dosis Vaksin Covid-19
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Waduh.. 'Preman Somplak' Nih, Cuma Gara-gara Uang Rp5 Ribu, Tangan Pedagang Gorengan Ini Dipatahkan

Waduh.. Preman Somplak Nih, Cuma Gara-gara Uang Rp5 Ribu, Tangan Pedagang Gorengan Ini Dipatahkan
Syawaludin (baju putih) didampingi wartawan saat berada di Ruang Media Center Polrestabes Medan, Kamis (15/6/2017). (istimewa)
Kamis, 15 Juni 2017 23:12 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
MEDAN - Syawaludin (34), pedagang gorengan yang mangkal di depan Plaza Medan Fair, Jalan Gatot Subroto, Medan, dianiaya sekelompok preman. Akibat penganiayaan itu, Syawaludin yang sudah bertahun-tahun berjualan, mengalami patah tangan di sebelah kiri.

Tak terima dengan tindak penganiayaan tersebut, Syawal langsung membuat laporan ke Polsekta Medan Baru, Kamis (15/6/2017).

Kepada wartawan, Syawal menceritakan, awalnya ia didatangi oleh seorang preman yang meminta uang. Lantaran tak mau ribut, ia pun memberikan uang Rp 5.000 kepada sang preman. Namun preman itu tak mau menerimanya karena terlalu sedikit.

“Preman itu minta tambah, tapi cuma segitulah mampuku. Lalu preman tadi langsung memukulku. Sementara kawan-kawannya yang lain ikut memukulku, sampai tanganku patah. Tapi untunglah bang aku cepat datang ke ahli kusuk. Sekarang tanganku bisa digerakkan,” ujar Syawal yang tinggal di Desa Mulyorejo, Kecamatan Sunggal ini.

Kapolsekta Medan Baru Kompol Hendra ET berjanji akan menangkap sejumlah preman yang kerap meresahkan pedagang. Ia juga meminta partisipasi masyarakat untuk menyampaikan informasi keberadaan para bandit jalanan itu.

“Apabila melihat keberadaan mereka segera laporkan ke polsek. Pasti saya perintahkan anggota segera menindaknya,” tandas Kompol Hendra. ***

Sumber : Kriminalitas.com
Kategori : GoNews Group, Peristiwa, Hukum

Loading...
www www