Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jaga Perekonomian, Presiden: Jangan Ada Lagi Beli dari Luar
GoNews Group
13 jam yang lalu
Jaga Perekonomian, Presiden: Jangan Ada Lagi Beli dari Luar
2
Dua Unggulan Teratas Belum Terkalahkan
GoNews Group
23 jam yang lalu
Dua Unggulan Teratas Belum Terkalahkan
3
NJOP Tinggi dan Memberatkan, Legislator Lirik Insentif sebagai Solusi
Ekonomi
19 jam yang lalu
NJOP Tinggi dan Memberatkan, Legislator Lirik Insentif sebagai Solusi
4
Misbakhun Dorong Efektivitas Ratusan Triliun Subsidi Energi
GoNews Group
19 jam yang lalu
Misbakhun Dorong Efektivitas Ratusan Triliun Subsidi Energi
5
Jamuan Makan Malam dengan Puan, Pimpinan DPD RI Minta Hasil Kinerja Lembaganya Ditindaklanjuti DPR
Politik
7 jam yang lalu
Jamuan Makan Malam dengan Puan, Pimpinan DPD RI Minta Hasil Kinerja Lembaganya Ditindaklanjuti DPR
6
KAI Butuh Dana Talangan, Legislator Dorong Kreativitas Bisnis
GoNews Group
19 jam yang lalu
KAI Butuh Dana Talangan, Legislator Dorong Kreativitas Bisnis
Loading...
Home  /   Berita  /   Umum

Sambut Idul Adha, Pemko Padang Panjang Terus Awasi Kesehatan Hewan Kurban

Sambut Idul Adha, Pemko Padang Panjang Terus Awasi Kesehatan Hewan Kurban
Petugas kesehatan hewan sedang memeriksa hewan kurban di Padang Panjang. (Humas)
Kamis, 08 September 2016 12:38 WIB

PADANG PANJANG - Pengawasan terhadap hewan kurban terus dilakukan Pemko Padang Panjang. Melalui Dinas Pertanian Bidang Peternakan terus dilakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban yang ada di daerah itu untuk memastikan daging layak konsumsi.

Walikota Padang Panjang Hendri Arnis, melalui Kepala Dinas Pertanian Padang Panjang, Ade Novita Anas didampingi Kepala Bidang Peternakan, Nasrul menyebutkan, pihaknya sudah mulai turun memeriksa kesehatan hewan kurban sejak 29 Agustus 2016.

Ia menambahkan pemeriksaan hewan sangat penting sebelum disemblih pada Hari Raya Idul Adha 1437 Hijriah mendatang sebagai bentuk langkah preventif, sehingga sudah bisa dipastikan hewan tersebut layak dikonsumsi masyarakat.

"Jangan sampai hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, jika hewan kurban tersebut tidak diperiksa kesehatannya, karena saat ini penyakit hewan relatif banyak ditemui," ujarnya.

Pemeriksaan kesehatan itu dilakukan secara maraton ke sejumlah titik atau lokasi hewan yang sudah didatangkan oleh panitia kurban.

"Hewan kurban di Padang Panjang belum semuanya datang, sehingga pemeriksaan dilakukan secara beratahap mulai 29 Agustus sampai 15 September 2016," sebutnya.

Kedatangan hewan kurban yang tidak serentak itu karena sebagian masyarakat mendapatkannya dari luar daerah mulai dari Tanah Datar, Payakumbuh dan Solok.
Untuk melakukan pemeriksaan kesehatan hewan itu, Dinas Pertanian membentuk delapan tim. Setiap tim beranggotakan sebanyak empat orang dengan satu sampai dua orang medis.

Warga Padang Panjang, Roni Saputra berharap tim pemeriksa kesehatan hewan kurban itu bisa mendeteksi indikasi penyakit yang di idap oleh hewan kurban.

"Sehingga masyarakat terbebas dari penyakit yang ditimbulkan oleh hewan kurban yang tidak sehat itu," ujarnya. (humas)

Editor : Calva
Kategori : Umum, Ekonomi, GoNews Group, Padangpanjang

Loading...
www www