Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Nenek dan Cucu Balitanya Tewas
Peristiwa
23 jam yang lalu
Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Nenek dan Cucu Balitanya Tewas
2
Total Bantuan PKS untuk Penanggulangan Covid-19 Capai Rp68,9 M
GoNews Group
20 jam yang lalu
Total Bantuan PKS untuk Penanggulangan Covid-19 Capai Rp68,9 M
3
Begini Seharusnya Prosedur Mewawancarai Napi...
GoNews Group
20 jam yang lalu
Begini Seharusnya Prosedur Mewawancarai Napi...
4
'New Normal', Fraksi PPP DPR Minta Bukan cuma Mal yang Dibuka
Ekonomi
19 jam yang lalu
New Normal, Fraksi PPP DPR Minta Bukan cuma Mal yang Dibuka
5
Alih-Alih Tekan Resiko Covid-19, Anjuran Penggunaan Vitamin C Massal bisa Untungkan Korporasi
GoNews Group
16 jam yang lalu
Alih-Alih Tekan Resiko Covid-19, Anjuran Penggunaan Vitamin C Massal bisa Untungkan Korporasi
6
Alhamdulilah, dari 25 Orang Pasien Positif Covid -19 di Padang Panjang, 21 Orang Dinyatakan Sembuh
Lingkungan
9 jam yang lalu
Alhamdulilah, dari 25 Orang Pasien Positif Covid -19 di Padang Panjang, 21 Orang Dinyatakan Sembuh
Loading...
Home  /   Berita  /   Umum

Payakumbuh Optimis Raih WTN

Payakumbuh Optimis Raih WTN
Kota Payakumbuh Berpeluang Meraih WTN 2016. (bdn)
Senin, 27 Juni 2016 12:19 WIB
Penulis: Bayu De Nura
PAYAKUMBUH---Tim Penilai Wahana Tata Nugraha (WTN) dari Kementrian Perhubungan RI mengunjungi Kota Payakumbuh untuk melakukan penilaian Tahap II dan III Tahun 2016 Tim tersebut dipimpin oleh Yusuf Nugroho, ST,MT sebelum melakukan ekspose hasil penilaian lapangan disambut Walikota Payakumbuh Riza Falepi didampingi Sekdako Beni Warlis dan  Kadishubkominfo Adrian, SH di Balaikota Bukik Sibaluik Rabu (22/6).

Sehari sebelumnya, Selasa (21/6) Tim WTN berjumlah 4 orang itu masing–masing Yusuf Nugroho, ST,MT, Beta Magunadi, ST,MT, Ario Budi Wibowo, ST dan A.Korniadi Zaini, SH telah melakukan penilaian lapangan memotret langsung sejauh mana kualitas penataan bidang transportasi dan angkutan jalan disejumlah aspek penilaian meliputi teknis dan operasional, sarana dan pra sarana, lalu lintas dan pelayanan masyarakat.
 
Dalam rangkaian penilaian ini Tim WTN Pusat  juga didampingi Tim Provinsi Sumbar diantaranya Heri Winda, Amd dari DLLAJ, Kompol Mawardi (Ditlantas Polda Sumbar) dan Akademisi Unand Yossafra, ST,MT pakar Transportasi.
 
Turut hadir dalam kesempatan ini Kapolresta Payakumbuh AKBP Kuswoto, Dandim 0306/50 Kota Letkol Inf.Heri Sumitro, Spd, Sekdako Benni Warlis, Aisten II Amriul Dt.Karayiang, Staf Ahli Walikota, Pimpinan SKPD, Camat, dan sejumlah undangan lainnya.
 
Kadishubkominfo Kota Payakumbuh Adrian, SH mengatakan dalam menghadapi penilaian WTN ini pihaknya telah melakukan berbagai upaya secara maksimal dan berbagai aspek yang dilakukan dengan program unggulan yaitu dibidang angkutan, sarana dan prasarana, Lalu Lintas, Lingkungan dan pelayanan masyarakat yang didukung oleh dana yang dianggarkan dari APBD Kota Payakumbuh, ujar Adrian.
 
Dihadapan Tim Penilai WTN , Adrian berharap agar Payakumbuh kembali meraih Piala WTN tahun 2016 jangan sampai WTN yang diperoleh 2 tahun berturut-turut yang lalu menjadi yang terakhir, kami ingin berlanjut karena masalah penataan transpotrasi di Payakumbuh telah menjadi program penting baik yang telah dilakukan maupun kedepannya. Kita optimis meraih WTN lagi, ulas Adrian.
 
Sementara itu Ketua Tim Penilai WTN Yusuf Nugroho ketika  memaparkan hasil penilaian lapangan  dalam acara di Aula Balaikota Bukik Sibaluik tersebut banyak memberikan Apresiasi pada pemko Payakumbuh atas komitmennya dalam menata sistim transportasi sangat baik mulai penilaian Tahap I bidang Administrasi kemudian tahap II pengembangan sarana prasarana dan pelayanan masyarakat juga penilaian tahap III atas komitmen/kebijakan Kepala daerah juga cukup baik, ujar Yusuf.
 
Menurut Tim kondisi angkutan cukup bagus  namun yang perlu ditambahkan pencantuman jenis angkutan kota kemudian masih ada pemakaian kaca film yang gelap agar diperhatikan dimana tingkat cahaya yang dapat dilihat 30% agar bisa dimonitor demi keamanan penumpang, Daftar tarif  juga perlu dicantumkan, selain itu mobil pribadi tidak dibolehkan digunakan untuk angkutan termasuk becak motor, kemudian aspek ruang milik jalan tidak dibolehkan adanya bangunan, bak sampah dan timbunan material, ujarnya.
 
Infrastruktur jalan tersedia dengan baik kedepan diharapkan pembangunan jalan diikuti dengan pembangunan untuk fasilitas pejalan kaki dan penyebrangan sudah tersedia dengan baik begitu juga halte cukup baik yang perlu kelengkapan  lampu penerangan dan papan informasi trayek.
 
Terminal Koto Nan IV diapresiasi namun pemanfaatannya perlu ditingkatkan  karena masih sepi, bidang perparkiran sangat baik terlihat masyarakat sudah mematuhi aturan karena sosialisasi dan peran masyarakat sangat mendukung yang perlu diantisipasi saat lebaran tiba karena kondisinya dinamis.
 
Lebih jauh Tim memberikan apresiasi pemko diantaranya aspek regulasi sudah punya payung hukum, dukungan dananya selalu meningkat dalam tiga tahun terakhir begitu juga bidang kelembagaan sangat bagus dan saran untuk kedepan untuk peningkatan kinerja lalu lintas melalui manajemen Rekayasa lalu lintas, pungkas Yusuf.
 
Walikota Payakumbuh Riza Falepi dalam sambutannya mengucapkan terima kasih pada Tim atas paparan dan masukan-masukan yang berharga yang akan kami jadikan sebagai pedoman dan kajian kedepan untuk peningkatan penataan sistim transportasi di Payakumbuh.
 
Program unggulan kedepan akan lebih memfokuskan dibidang lalin dan rekayasa lalulintas termasuk akan membangun gedung parkir untuk mengantisipasi perkembangan dibidang transportasi, simpul Riza. Acara diakhiri dengan penyerahan hasil penilaian lapangan dari Tim Penilai WTN kepada Walikota.***

Editor : M. Siebert
Kategori : Umum, Payakumbuh

Loading...
www www