Home  /  Berita  /  Politik
Walikota Payakumbuh Riza Falepi

Perkembangan Perpolitikan di Payakumbuh Sudah Maju

Perkembangan Perpolitikan di Payakumbuh Sudah Maju
Riza Falepi, Walikota Payakumbuh
Selasa, 22 Maret 2016 22:45 WIB
Penulis: Nur Akmal

PAYAKUMBUH-Walikota Payakumbuh Riza Falepi menegaskan, perkembangan perpolitikan di Payakumbuh sudah cukup maju dan berkembang. Demokratisasi sudah cukup bebas. Siapa saja dapat menyampaikan pikiran, ide dan gagasan untuk kemajuan Payakumbuh ke depan.

Namun, Walikota Riza Falepi mengaku prihatin, karena masih ada sebagian warga yang berbicara tak mengindahkan budaya timur, atau budaya Minangkabau. "Bebas yang kebablasan," sebut walikota ketika memberi sambutan dalam acara pembukaan   di aula Balaikota di Bukik Sibaluik Payakumbuh, Selasa (22/3). 

Agenda Dialog Politik yang diadakan Kantor  Kesbangpol itu, diikuti pimpinan parpol, ormas, tokoh masyarakat, tokoh adat, total 200 peserta. Menampilkan empat nara sumber, masing-masing Walikota H. Riza Falepi,  Ketua DPRD YB.Dt. Parmato Alam, Kepala Kesbangpol Sumatera Barat Irfan Khairul dan Dr. Aidinil Zetra, S.IP, MA, dosen Fisip Unand Padang.

Walikota Payakumbuh Riza Falepi mengajak peserta, untuk menyatukan persepsi dalam proses berpolitik atau berdemokratisasi. Bukan harus menentukan pilihan dalam menuju sebuah tujuan, tapi bagaimana membangun politik secara tepat dan benar, sesuai dengan kaedah dan norma-norma adat Minangkabau.

“Mari kita bangun dialog yang berbudaya, sopan santun, sesuai dengan ajaran agama dan adat istiadat Minangkabau. Inilah beda kita sebagai putera Minang,” sebut walikota. 

Dialog politik yang dipandu Kepala Kesbangpol Dra. Hj. Elfriza Zaharman, itu mendapat sambutan dari peserta. Banyak hal yang diangkat ke permukaan, seperti kesiapan parpol menghadapi Pilkada serentak 2017, calon pemimpin yang ideal buat Payakumbuh.

Namun, semua peserta dialog sepakat, untuk menyampaikan aspirasi, pendapat dan pikiran yang berbudaya, untuk kemajuan Payakumbuh ke depan. Seperti disampaikan Ketua KAN Payobasung, Dt. Tan Mamad, nan kuriak kundi dan merah sago. Nan baik budi nan indah baso. “Inilah budaya Minangkabau yang harus kita sikapi dalam menjalankan demokratisasi,” katanya.***

wwwwww