Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Nenek dan Cucu Balitanya Tewas
Peristiwa
8 jam yang lalu
Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Nenek dan Cucu Balitanya Tewas
2
Kisah Mualaf Penemu Rapid Test Jacky Ying saat Memutuskan Pakai Jilbab
Kesehatan
22 jam yang lalu
Kisah Mualaf Penemu Rapid Test Jacky Ying saat Memutuskan Pakai Jilbab
3
Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19 saat 'New Normal' dengan...
GoNews Group
23 jam yang lalu
Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19 saat New Normal dengan...
4
Total Bantuan PKS untuk Penanggulangan Covid-19 Capai Rp68,9 M
GoNews Group
5 jam yang lalu
Total Bantuan PKS untuk Penanggulangan Covid-19 Capai Rp68,9 M
5
Begini Seharusnya Prosedur Mewawancarai Napi...
GoNews Group
5 jam yang lalu
Begini Seharusnya Prosedur Mewawancarai Napi...
6
'New Normal', Fraksi PPP DPR Minta Bukan cuma Mal yang Dibuka
Ekonomi
4 jam yang lalu
New Normal, Fraksi PPP DPR Minta Bukan cuma Mal yang Dibuka
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Pengawas Madrasah Berkumpul di Sijunjung Adakan Lomba KTI

Pengawas Madrasah Berkumpul di Sijunjung Adakan Lomba KTI
Para pengawas madrasah dalam pertemuan di Sijunjung. (Foto: Tapays/GoSumbar)
Selasa, 08 Maret 2016 05:10 WIB
Penulis: W Leto Tapays

SIJUNJUNG - Para pengawas Kementrian Agama (Kemenag) se-wilayah III Sumbar menggelar lomba karya tulis ilmiah (KTI). Kegiatan digelar Senin (7/3/2016) di Aula Kemenag Sijunjung.

"Pertemuan pengawas madrasah ini digelar sekali sebulan," jelas Ketua Forum Pengawas Madrasah Wilayah III, Dudu Wardana.

Para pengawas madrasah dan PAI (Pendidikan Agama Islam) berasal dari enam daerah yakni, Kabupaten Solok, Solok Selatan, Sijunjung, Dharmasraya, Kota Solok, Sawahlunto, serta dihadiri juga pengawas dari Agam.

Lokakarya ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kemenag Sijunjung, Afrizal. Ia didampingi Kasubah TU, Kasi Pendidikan Madrasah, dan Ketua Pokjawas Sijunjung.

"Pengawas seharusnya tampil sebagai konsultan, bukan sebagai auditor," harap Afrizal. Pengawas merupakan tempat berkonsultasi bagi guru dan kepala sekolah. Karena seharusnya pengarus dicari bukan dihindari atau ditakuti.

Seharusnya, pengawas berada di garis depan untuk membangun pendidikan madrasah, sehingga kualitas madrasah tidak kalah bersaing dengan sekolah umum. "Pengawas perlu meningkatkan kompetensi secara terus menerus," sambung Afrizal.

Ia menyambut baik kegiatan lokakarya ini. Apalagi saat ini banyak pengawas yang tidak bisa naik pangkat karena tidak mampu menghasilkan KTI. April mendatang acara seperti ini akan dilaksanakan di Kota Solok. (***)

Editor : Calva
Kategori : Sumatera Barat, Sijunjung, GoNews Group, Pendidikan

Loading...
www www