Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakyat Menjerit, Misharti Desak Jokowi Tarik Perpres 64/2020
Politik
20 jam yang lalu
Rakyat Menjerit, Misharti Desak Jokowi Tarik Perpres 64/2020
2
Tiga Kabupaten di Riau Klaim Sudah Bebas Covid-19
Kesehatan
8 jam yang lalu
Tiga Kabupaten di Riau Klaim Sudah Bebas Covid-19
3
Tak Punya SIKM Jangan Coba-coba Masuk Jakarta, Dipaksa Putar Balik
Pemerintahan
8 jam yang lalu
Tak Punya SIKM Jangan Coba-coba Masuk Jakarta, Dipaksa Putar Balik
4
Panduan Covid-19 di Tempat Kerja, Saleh Daulay: Keputusan Menkes Basi
Politik
7 jam yang lalu
Panduan Covid-19 di Tempat Kerja, Saleh Daulay: Keputusan Menkes Basi
5
Lebaran Idul Fitri, Harga Ayam Potong di Pekanbaru Naik Rp30 Ribu Per Kilo
Ekonomi
8 jam yang lalu
Lebaran Idul Fitri, Harga Ayam Potong di Pekanbaru Naik Rp30 Ribu Per Kilo
6
Indonesia Belum Siap Hadapi 'New Normal' menurut Pakar Kesehatan Masyarakat
GoNews Group
4 jam yang lalu
Indonesia Belum Siap Hadapi New Normal menurut Pakar Kesehatan Masyarakat
Loading...
Home  /   Berita  /   Peristiwa

Minggu Pagi Ini Gubernur Sumbar Tinjau Musibah Banjir dan Lonsor Solsel, Warga Dilaporkan Kesulitan Air Bersih

Minggu Pagi Ini Gubernur Sumbar Tinjau Musibah Banjir dan Lonsor Solsel, Warga Dilaporkan Kesulitan Air Bersih
Ganasnya musibah banjir di Sumbar. (dok)
Minggu, 14 Februari 2016 07:00 WIB
Penulis: Calva

PADANG ARO - Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Minggu pagi (14/2/2016) bertolak ke Kabupaten Solok Selatan guna meninjau musibah banjir dan tanah longsor di sana. Gubernur juga akan mendata dan bertemu langsung dengan korban banjir dan membawa bantuan. 

Kepada wartawan di Padang, Sabtu (13/2/20160), Irwan mengatakan, kunjungan ke Solsel merupakan rangakaian kunjungan ke beberapa daerah yang terkenal dampat parah akibat musibah banjir dan tanah longsor di Sumbar beberapa hari belakangan.

Sementara itu, dikutip dari laman resmi Pemkab Solsel solselkab.go.id. Lima hari pasca banjir di Solok Selatan (Solsel), warga kesulitan mendapatkan air bersih. Kendatipun ada suplai dari PDAM setempat, tetapi belum merata.

Kondisi kesulitan air ini telah dialami warga Ke­camatan Sungai Pagu, Pauh Duo, dan Kecamatan Sangir empat hari terakhir. Hal ini dikarenakan, pipa penya­luran PDAM setempat pu­tus dibeberapa titik akibat banjir. Untuk memenuhi kebu­tuhan warga setempat meng­gunakan air seadanya.

Menurut Direktur PD­AM Solsel, Yalfis kondisi ini dikarenakan banyaknya jari­ngan pipa PDAM terputus. Namun, pihaknya berupaya untuk memenuhi kebu­tu­han warga walaupun dengan keterbatasan, (12/2/2016).

Namun kondisi pipa PDAM yang rusak parah di Jorong Batu Bajarang, Na­gari Luak Kapau. “Untuk pasokan hari ini cenderung normal di Sungai Pagu, saat ini PDAM menyiapkan 6 mobil tanki air untuk me­nyuplai kebutuhan air warga yang terkena bencana ban­jir,” katanya.

Menurut Yalfis, PDAM belum bisa memenuhi selu­ruh kebutuhan air bersih untuk warga. Namun, pihak­nya siap mendistribusikan air selama 24 jam ke ma­sya­rakat yang membutuhkan.

Ia menyebutkan, akibat rusaknya jaringan PDAM diperkirakan kerugian men­capai Rp2 miliar. (***)


Loading...
www www