Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hj. Yemmelia Sarankan Pemko Bukittinggi Batalkan Sistem Sewa dan Bantu Koperasi Pedagang
Ekonomi
5 jam yang lalu
Hj. Yemmelia Sarankan Pemko Bukittinggi Batalkan Sistem Sewa dan Bantu Koperasi Pedagang
2
Eva Yuliana Kutuk Pembunuhan terhadap Editor MetroTV
GoNews Group
20 jam yang lalu
Eva Yuliana Kutuk Pembunuhan terhadap Editor MetroTV
3
Skandal Jiwasraya, Bamsoet Desak OJK Dibubarkan
Peristiwa
6 jam yang lalu
Skandal Jiwasraya, Bamsoet Desak OJK Dibubarkan
4
Terdampak Pandemi, Pimpinan MPR Desak Pemerintah Cairkan Anggaran untuk Pesantren
Peristiwa
6 jam yang lalu
Terdampak Pandemi, Pimpinan MPR Desak Pemerintah Cairkan Anggaran untuk Pesantren
5
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
Peristiwa
3 jam yang lalu
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
6
RUU Cipta Kerja Munculkan Peluang dan Norma Baru Bagi Pekerja
Politik
3 jam yang lalu
RUU Cipta Kerja Munculkan Peluang dan Norma Baru Bagi Pekerja
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

'Takajuik' Melihat Gajah Liar 8 Ekor Masuk Perumahan, Warga Kopelapip di Mandau Pontang-panting

Takajuik Melihat Gajah Liar 8 Ekor Masuk Perumahan, Warga Kopelapip di Mandau Pontang-panting
Kawanan gajah liar saat menyambangi Komplek Talang di Perumahan PT Chevron Pasifik Indonesia Distrik Duri, Selasa (2/2/2016) sekitar pukul 21.00 WIB. (foto : GoRiau.com)
Rabu, 03 Februari 2016 00:17 WIB
Penulis: Eric
DURI - Kawanan hewan berbadan bongsor yang memiliki belalai dan hidung yang panjang, menyambangi perumahan warga di Kopelapip, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, Selasa (2/2/2016) sekitar pukul 18.30 WIB.

Tentunya gajah liar yang berdiri tegak dibelakang rumah, membuat warga yang melihatnya takajuik (terkejut, red). Induk gajah yang membawa tiga ekor anaknya, seliweran di sekitar rumah warga Kopelapip. Karena tak ingin ada korban jiwa atau rumah yang dirusak, kawanan gajah pun diusir menggunakan mercon oleh warga.

"Pengusiran warga Kopelapip, sampai pukul 21.30 WIB. Saat pengusiran, kawanan gajah liar yang keluar dari Hutan Talang terpecah menjadi dua kelompok," ujar Ketua Hipam (Himpunan Penggiat Alam) Duri-Riau, Zulhusni kepada GoRiau.com.

Masih dikatakannya, gajah yang tinggi hampair setinggi rumah warga, pun asik lalu lalang di depan rumah warga. Gajah yang keluar dari habitatnya itu, karena ingin mencari makan.

"Buah pisang dan tanaman pisang milik warga Kopelapip, habis dimakan gajah. Memang terlihat paniknya warga saat melihat gajah liar. Bahkan, ada warga yang tak sadar gajah sudah tegak berdiri dibelakang rumahnya," jelasnya.

Saat ini keberadaan gajah liar, sudah kembali lagi masuk ke dalam Hutan Talang. Dimana hutan itu merupakan habitatnya yang kini sudah jauh berkurang luasnya. ***

Kategori : GoNews Group, Peristiwa

Loading...
www www