Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Demo terkait Covid-19 di Jerman Memakan Korban
Peristiwa
13 jam yang lalu
Demo terkait Covid-19 di Jerman Memakan Korban
2
AS Borong 300 Juta Dosis Vaksin Covid-19
Internasional
13 jam yang lalu
AS Borong 300 Juta Dosis Vaksin Covid-19
3
Aturan MA, Korupsi di Atas Rp100 Miliar bisa Dipidana Seumur Hidup
GoNews Group
12 jam yang lalu
Aturan MA, Korupsi di Atas Rp100 Miliar bisa Dipidana Seumur Hidup
4
Heboh Daging Kurban Bergerak Sendiri, Begini Penjelasan Direktur Halal Research Center UGM
GoNews Group
9 jam yang lalu
Heboh Daging Kurban Bergerak Sendiri, Begini Penjelasan Direktur Halal Research Center UGM
5
Bikin Video Prank Daging Kurban Isi Sampah, 2 Warga Palembang Diancam Hukuman 10 Tahun Penjara
Ekonomi
2 jam yang lalu
Bikin Video Prank Daging Kurban Isi Sampah, 2 Warga Palembang Diancam Hukuman 10 Tahun Penjara
6
Bertambah 1.679, Total Kasus Covid-19 di Indonesia 113.134
Kesehatan
3 jam yang lalu
Bertambah 1.679, Total Kasus Covid-19 di Indonesia 113.134
Loading...
Home  /   Berita  /   Olahraga
Tour de Singkarak 2015

Pembalap Tanah Air Aiman Cahyadi Rebut Dua Jersey pada Etape Kedua

Pembalap Tanah Air Aiman Cahyadi Rebut Dua Jersey pada Etape Kedua
Minggu, 04 Oktober 2015 18:55 WIB
Penulis: .
SOLOK, GOSUMBAR.COM - Pembalap Tanah Air, Aiman Cahyadi merebut dua jersey pada etape kedua Tour de Singkarak (TdS) 2015, Minggu 4 Oktober. Meski tak menjadi juara etape baru itu, namun Aiman berhak atas white jersey dan red white jersey usai menempuh rute dari Padang Pariman dan finis di Solok.

Pembalap tim Pegasus Continental Cycling Team (PCT) Jakarta itu sukses merebut white jersey atau predikat pembalap ASEAN tercepat. Selain itu Aiman juga merebut red white jersey atau pembalap Indonesia tercepat pada kejuaraan yang diprakarsai oleh Kementerian Pariwisata ini.

Meski mampu merebut dua jersey sekaligus, salah satu pembalap andalan Indonesia itu mengaku perjuangannya cukup berat. Apalagi etape yang dilalui adalah lintasan baru yang terdapat tanjakan yang cukup tinggi. Bahkan KOM di wilayah Panorama itu masuk kategori satu.

"Etape hari ini cukup berat. Dari awal kita terus bersaing dengan pembalap lain. Setelah mulai menanjak kita mulai terpecah meski tetap berkelompok," tutur Aiman dilansir Antara.

Menurutnya, etape kedua itu cukup menantang karena terdapat tanjakan panjang yang membuat dirinya bersama dengan tim harus bekerja keras. Apalagi, menjelang masuk Kabupaten Solok mulai disambut dengan pekatnya asap dari kebakaran hutan di wilayah Sumatera.

Ia mengatakan kondisi itu membuat selisih dengan pembalap yang finis terdepan, yaitu Amir Zargari dari Pishgaman Giant Team, cukup jauh. Selama ini, pembalap asal Iran dikenal dengan predikat raja tanjakan yang sulit untuk ditahan.

"Jarak cukup jauh dengan pembalap terdepan. Mereka memang spesialisasi lintasan seperti tadi. Yang jelas saya untuk memberikan yang terbaik," kata pembalap yang akan memperkuat DKI Jakarta pada PON 2016 itu.

Aiman Cahyadi pada etape kedua itu mampu membukukan catatan waktu 3 jam 34 menit 34 detik atau tertinggal sekitar tujuh menit dengan Amir Zargari. Jarak itu cukup jauh sehingga untuk mengejar selisih waktu harus dengan kerja keras.

Terkait dengan persiapan untuk menghadapi etape ketiga dari Sijunjung menuju Dharmasraya, Aiman Cahyadi mengaku akan bermain dengan aman untuk mempertahankan posisi yang saat ini dipegang.

"Kita akan terus mengamankan posisi ini bersama dengan pebalap satu tim yang lain. Yang jelas saya akan terus berusaha," kata pembalap dengan nomor start 121 itu.

Pada etape ketiga, peluang untuk mendapatkan hadangan asap relatif terbuka. Wilayah itu sudah dikenal sebagai daerah yang sering mendapatkan kiriman asap dari wilayah Sumatera Selatan maupun Jambi. (ant)

Sumber : metrotvnews.com
Kategori : Sumatera Barat, Olahraga

Loading...
www www