Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Enak dengan Bea Cukai, Enzy Storia Harap Ada Perbaikan Layanan Publik
Umum
20 jam yang lalu
Tak Enak dengan Bea Cukai, Enzy Storia Harap Ada Perbaikan Layanan Publik
2
1st FOBI World Barongsai Championship 2024, Grace Natalie: Sejarah Terukir Pertama Kali Piala Presiden Diperebutkan
Olahraga
23 jam yang lalu
1st FOBI World Barongsai Championship 2024, Grace Natalie: Sejarah Terukir Pertama Kali Piala Presiden Diperebutkan
3
Avril Lavigne Anggap Teori Konspirasi Tentangnya Sebagai Bukti Awet Muda
Umum
20 jam yang lalu
Avril Lavigne Anggap Teori Konspirasi Tentangnya Sebagai Bukti Awet Muda
https://143.198.234.52/sonic77https://159.223.193.153/https://64.23.207.118/http://152.42.220.57/
Home  /  Berita  /  Pemerintahan

Selain Usut Kebakaran, Erick Thohir Perintahkan Pertamina Selamatkan Warga

Selain Usut Kebakaran, Erick Thohir Perintahkan Pertamina Selamatkan Warga
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. (Foto: Istimewa)
Sabtu, 04 Maret 2023 01:04 WIB

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta PT Pertamina (Persero) bertindak cepat mengatasi kebakaran pipa BBM di Plumpang, Jakarta Utara. Erick mengaku langsung menghubungi Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati untuk mendapatkan update terkini di lokasi kejadian.

"Saya sudah telepon Dirut Pertamina. Yang terpenting saat ini bagaimana Pertamina bersama sejumlah pihak segera bisa memadamkan api dan menyelamatkan korban serta warga sekitar," ujar Erick kepada wartawan, Jumat (3/3/2023).

Erick mendapatkan laporan jatuhnya korban jiwa dalam peristiwa itu. Dia menyampaikan kesedihan mendalam kepada keluarga korban. "Saya menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Kita semua sedih mendapatkan musibah ini," ujar Erick.

Dia juga meminta Pertamina mengusut tuntas peristiwa itu dan berkoordinasi secara intensif dengan kepolisian dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk melakukan tindakan tanggap darurat di sekitar lokasi kejadian.

Erick mengatakan aksi tindakan yang cepat menjadi keharusan dalam meminimalisir dampak peristiwa tersebut, terutama untuk masyarakat sekitar. "Segera monitor area di sekitar lokasi, segera ambil tindakan evakuasi warga yang berada di dekat lokasi tersebut. Utamakan keselamatan masyarakat dan para pekerja di sana," ucap Erick.

Dia menegaskan peristiwa ini akan menjadi catatan penting bagi dirinya dalam mengevaluasi operasional Pertamina. Erick menilai evaluasi menjadi keharusan agar peristiwa seperti tidak terulang kembali di masa yang akan datang.

"Sekarang fokus kita adalah segera melakukan penanganan korban, dan mengantisipasi dampak yang ditimbulkan. Soal evaluasi, itu pasti akan dilakukan setelah nanti ada investigasi mendalam terkait kejadian ini," kata Erick.

Petugas pemadam kebakaran (damkar) mengerahkan 45 unit mobil beserta 225 personel ke lokasi kebakaran. Pemadaman dilakukan di depo dan rumah warga yang terdampak. Korban jiwa akibat kebakaran depo Pertamina dilaporkan ada 17 orang tewas akibat kebakaran tersebut. Selain itu ada 50 orang yang terluka.

"Sampai saat ini 17 meninggal dunia dan beberapa mengalami luka bakar di RS rujukan, RS Pelabuhan Tugu Mulyasari," kata Kapolres Jakut Kombes Gidion Arif Setyawan di Plumpang.

Dia mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 20.20 WIB. Kebakaran itu terjadi di Jalan Tanah Merah Bawah, RT 012/009, Rawa Badak Selatan, Koja, Jakut. "Ada 2 RW yang terdampak. Kita dengan TNI-Polri, damkar dan stakeholder fokus pemadaman api dan pencarian korban," ujar dia.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Peristiwa, Pemerintahan
wwwwwwhttps://143.198.234.52/sonic77https://159.223.193.153/https://64.23.207.118/http://152.42.220.57/